HARIAN DISWAY - Membangun hubungan baru bukan hal muda. Apalagi jika sebelumnya mengalami putus cinta.
Meski waktu telah berlalu, banyak orang masih membawa luka emosional dari hubungan sebelumnya. Atau pengalaman hidup di masa kecil.
Karena itu, sebuah hubungan harus mampu menjadi ruang. Satu sama lain saling menyembuhkan. Healing relationship. Hal itu semakin banyak diharapkan oleh pasangan masa kini.
Dilansir Hindustan Times, terapis sekaligus konselor hubungan Jeff Guenther membagikan 5 metode penting.
BACA JUGA:Situationship dan Breadcrumbing, Dampak Terjebak Hubungan Tanpa Status di Era Modern
BACA JUGA:Cinta Saja Tak Cukup, Kesenjangan EQ Jadi Pemicu Keretakan Hubungan
Kelimanya dapat membantu pasangan saling mengenal lebih dalam. Pun, membangun hubungan yang lebih sehat.
Menurut Jeff, percakapan harus jujur mengenai kebutuhan emosional. Hal itu dapat memperkuat kepercayaan. Sekaligus mengurangi kesalahpahaman dalam hubungan.
emosi yang tidak terkontrol sering picu pertingkaian pasangan-ai-image-generator-www.magnific.com
1. Bahas Cara Berdamai Setelah Bertengkar
Metode pertama adalah mengajak pasangan membahas apa yang benar-benar dibutuhkan setelah bertengkar.
Tidak sedikit pasangan yang berhenti berdebat. Tanpa benar-benar menyelesaikan persoalan. Akibatnya, emosi hanya dipendam. Itu berpotensi muncul kembali di kemudian hari.
BACA JUGA:Penelitian Ungkap Memesan Makanan atau Menyewa Jasa Bisa Membuat Hubungan Lebih Bahagia
BACA JUGA:Seminar Love is No Abuse, Cegah Kekerasan dalam Hubungan dan Tegakkan Kesetaraan Gender
Selain itu, pasangan juga dianjurkan membicarakan impian bersama. Atau hal-hal yang ingin dicapai. Sehingga hubungan memiliki tujuan yang jelas.
2. Kenali Luka dan Pemicu Emosi
Jeff juga menyarankan pasangan saling menceritakan luka masa kecil. Juga pengalaman buruk dari hubungan sebelumnya.