Perbedaan Jerawat dan Fungal Acne serta Cara Penanganannya

Rabu 22-07-2026,15:00 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Sementara itu, fungal acne memiliki ciri yang berbeda. Benjolan yang muncul biasanya berukuran kecil, bentuknya seragam, terasa gatal, dan muncul berkelompok.

Kondisi tersebut paling sering ditemukan di dahi, dada, bahu, serta punggung bagian atas. Terutama pada area yang mudah berkeringat.

BACA JUGA:5 Tip Mengatasi Jerawat Hormonal Akibat Begadang dan Stres

BACA JUGA:Penyebab Jerawat dan Rambut Berminyak Muncul Lebih Awal pada Remaja

Jika sudah melakukan perawatan mandiri dan tidak membaik, sebaiknya dilakukan pemeriksaan oleh dokter kulit. 

Meski sama-sama menimbulkan jerawat, penyebab kedua kondisi tersebut berbeda. Jerawat biasa disebabkan oleh penyumbatan pori-pori dan bakteri.

Umumnya diobati menggunakan produk yang membantu membersihkan pori. Serta mengurangi bakteri penyebab jerawat.

Sebaliknya, fungal acne dipicu oleh pertumbuhan jamur. Masalah itu tidak akan membaik jika hanya menggunakan obat jerawat biasa.

BACA JUGA:Kulit Sedang Berjerawat? Yuk, Buat 5 Masker Alami yang Aman di Rumah

BACA JUGA:Waktu Terbaik Mencuci Wajah Yang Berjerawat


Fungal acne biasanya berukuran kecil, bentuknya seragam, terasa gatal, dan muncul berkelompok..--Unsplash

Bahkan, penggunaan produk yang tidak sesuai dapat memperparah kondisi kulit. Dalam beberapa kasus tertentu, dokter kulit dapat merekomendasikan terapi.

Jenis terapi tersebut disesuaikan dengan kondisi pasien. Termasuk penanganan bekas jerawat maupun peremajaan kulit.

Maka, untuk mengurangi risiko munculnya jerawat maupun fungal acne, masyarakat disarankan membersihkan wajah secara lembut. Terlebih setelah banyak berkeringat.

Gunakan pelembap berlabel non-komedogenik. Kandungan di dalamnya tidak menyumbat pori-pori. Hindari penggunaan produk perawatan yang terlalu tebal, berminyak, atau bersifat oklusif.

BACA JUGA:Perbedaan Bekas Jerawat PIE dan PIH serta Cara Mengatasinya

Kategori :