HARIAN DISWAY - Pilih reed diffuser atau parfum ruangan semprot buat bikin rumah wangi seharian?
Reed diffuser bekerja lewat batang rotan yang menyerap cairan minyak wangi. Lalu melepaskan aromanya pelan-pelan ke udara lewat proses penguapan.
Parfum semprot sebaliknya. Begitu tombolnya ditekan, wangi langsung menyebar dalam hitungan detik. Tapi baunya juga cepat hilang.
Keduanya sama-sama bisa dipakai di ruang tamu, kamar tidur, sampai kamar mandi. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan penghuni rumah. Berikut perbandingan lengkapnya.
BACA JUGA:8 Tips Menempatkan Pengharum Ruangan di Kamar Tidur agar Wanginya Tersebar Merata
BACA JUGA:Rekomendasi Pengharum Ruangan untuk Menyambut Tamu di Hari Raya, Rumah Wangi Bikin Kerasan
1. Cara Kerja yang Berbeda
Beda Red Diffuser dengan Pengharum Ruangan Semprot--kaboompics
Reed diffuser mengandalkan reed atau batang rotan yang berfungsi seperti sedotan alami. Batang ini menyerap cairan pewangi dari botol, lalu melepaskan aromanya ke udara secara terus-menerus tanpa perlu disemprot atau dinyalakan.
Parfum semprot bekerja dengan cara berbeda. Tekanan gas propelan di dalam kalengnya mendorong butiran wangi keluar dalam jumlah banyak.
Sehingga hasilnya langsung terasa kuat. Namun, wanginya cuma bertahan belasan hingga puluhan menit saja.
2. Soal Daya Tahan, Diffuser Lebih Unggul
Satu botol reed diffuser ukuran standar biasanya bisa bertahan berminggu-minggu. Bahkan sampai dua bulan. Bergantung jumlah batang dan sirkulasi udara ruangan.
BACA JUGA:Sulap Kertas Bekas Menjadi Lilin Aroma Terapi, Bisa Dijual Lho!
BACA JUGA:3 Perbedaan Reed Diffuser dan Air Diffuser
Wanginya konsisten. Tidak naik turun seperti parfum semprot yang wanginya kuat di awal, lalu menghilang dalam waktu singkat.
Sementara itu, parfum semprot cuma bertahan sekitar 20 sampai 40 menit sekali semprot. Jika ingin ruangan tetap wangi seharian, otomatis harus semprot berkali-kali. Artinya, kaleng parfum bakal lebih cepat habis.
3. Perbandingan Biaya
Pilih Reed Diffuser atau Pengharum Ruangan Semprot Sesuai Bujet -Ahsanjaya-Pexels
Sekilas, harga satu kaleng parfum semprot memang lebih murah dibanding satu botol reed diffuser. Tapi jika dihitung pemakaian jangka panjang, reed diffuser lebih hemat.
Sebab, reed diffuser hanya perlu diisi ulang sesekali. Tidak butuh usaha ekstra selain membalik batangnya.
BACA JUGA:Temukan Aroma Reed Diffuser yang Sempurna untuk Suasana Nyaman di Setiap Sudut Rumah!
BACA JUGA:Aromaterapi di Rumah Bisa Berisiko Bagi Hewan Peliharaan, Ini Penjelasannya
Tujuannya agar wanginya tetap segar. Sedangkan parfum semprot butuh disemprot berulang kali tiap hari. Jadi dalam sebulan, bisa saja menghabiskan lebih dari satu kaleng.
4. Faktor Keamanan
Reed diffuser melepaskan senyawa organik volatil secara perlahan dan dalam konsentrasi rendah. Karena prosesnya memang bertahap lewat penguapan.
Itu membuat reed diffuser jadi pilihan yang relatif lebih ramah. Terutama untuk orang dengan alergi atau saluran pernapasan sensitif.
Parfum semprot melepaskan organik volatil dalam jumlah besar sekaligus. Ditambah gas propelan di dalamnya.
BACA JUGA:Stres saat Macet? Ini Aromaterapi Mobil yang Bisa Menenangkan Pikiran
BACA JUGA:4 Teknik Penggunaan Aromaterapi untuk Relaksasi dan Kesehatan Mental di Era Modern
Bagi sebagian orang, semburan wangi yang terlalu pekat itu bisa memicu sakit kepala ringan atau iritasi. Terutama jika digunakan di ruangan tertutup dan minim ventilasi.
5. Sesuaikan dengan Kebutuhan
Reed diffuser paling pas dipakai di ruang tamu, kamar tidur, atau ruang kerja yang butuh wangi konsisten sepanjang hari.
Parfum semprot lebih unggul untuk kebutuhan darurat. Misalnya menghilangkan bau amis di dapur setelah memasak.
Atau menyegarkan kamar mandi sebelum tamu datang. Wanginya cepat terasa. Tapi memang tidak dirancang jadi solusi jangka panjang.
BACA JUGA:Trik Buat Wangi Parfum Awet, Semprot Titik Ini
BACA JUGA:5 Kesalahan Umum dalam Menggunakan Parfum yang Harus Dihindari
6. Bisa Dipakai Bersamaan
Reed Diffuser dan Pengharum Ruangan Semprot Bisa Digunakan Bersamaan--kaboompics
Sebenarnya tidak ada aturan yang melarang menggunakan keduanya sekaligus di rumah. Reed diffuser bisa jadi wangi dasar yang selalu ada di ruang utama.
Sementara parfum semprot disiapkan untuk momen-momen tertentu. Khususnya yang butuh penanganan cepat.
Kombinasi itu justru sering jadi solusi paling praktis untuk banyak rumah tangga. Tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan tiap ruangan.
7. Tips Memilih yang Pas
Sebelum memutuskan, bisa diperhatikan dulu ukuran ruangan dan aktivitas yang paling sering terjadi di sana.
BACA JUGA:Tak Kalah dengan Parfum High End, Ada 7 Rekomendasi Parfum Lokal yang Oke!
BACA JUGA:5 Kesalahan Umum dalam Menggunakan Parfum yang Harus Dihindari
Ruangan besar dengan sirkulasi udara bagus. Itu lebih cocok menggunakan reed diffuser. Karena aromanya bisa menyebar merata. Tanpa terasa menyengat.
Sebaliknya, ruangan kecil dan tertutup seperti kamar mandi atau lemari sepatu lebih pas menggunakan parfum semprot dalam jumlah sedikit.
Wanginya tetap terasa. Tanpa membuat aroma ruangan jadi terlalu pekat. Karena volume udaranya memang terbatas.
Anda sudah tahu, tidak ada jawaban mutlak soal mana yang lebih baik antara reed diffuser atau parfum semprot.
BACA JUGA:Pentingnya Mengenali Top Notes, Middle Notes, dan Base Notes Parfum
BACA JUGA:Uji Tahan Lama Body Mist vs Parfum
Karena keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Pada akhirnya kembali pada kebiasaan, bujet, dan seberapa besar usaha yang ingin dikeluarkan untuk menjaga rumah tetap wangi.
Jika gemar dengan kepraktisan dan low maintenance, reed diffuser bisa jadi andalan. Tapi jika butuh solusi cepat, bisa memilih parfum semprot. (*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya (Unesa)