Mendekati finis, keduanya benar-benar nge-push. Di momentum itu, mentalitas ikut berbicara. Imam Arifin akhirnya memenangi persaingan ketat itu dengan jarak yang sangat tipis.
Noufal pun mengakui kekalahan itu dengan lapang dada. Meski, tentu saja ada sedikit rasa tidak puas, karena sejatinya ia sempat memimpin balapan.
KAI Ngebel KOM 2026: Men Elite superseru, juara hanya menang setengah roda. Foto: Tomi Hidayah finis ketiga di belakang Imam dan Noufal di tepi Danau Ngebel, 1 Agustus 2026. -Mainsepeda-
"Saya mencoba attack lagi di 4 kilometer terakhir. Waktu itu, Imam Arifin baru ikut nempel," cerita Noufal. "Sprint-nya kuat sekali dan saya kalah di situ, karena sprinter tim kami berada di belakang," paparnya.
Sementara itu, gelar podium ketiga diraih oleh Tomi Hidayah dari NC Pro Cycling. Tomi berhasil melakukan kerja solo (solo chase) memburu dua pembalap terdepan setelah sempat tertahan taktik penguncian jalan oleh tim pesaing.
BACA JUGA:Sambut Cyclist di Finish Bromo Kom, Wali Kota Pasuruan Apresiasi Bromo Kom
BACA JUGA:Wali Kota Pasuruan Dukung Penuh Bromo Kom 2026, Sebut Jadi Event Sepeda Bergengsi
Sejak awal balapan, Tomi memang menargetkan masuk tiga besar. Persiapan latihan yang dijalani sesuai ekspektasi. Ia pun tampil percaya diri di lintasan menanjak menuju Telaga Ngebel.
"Sebenarnya tadi nyaris bisa ngejar (Imam dan Noufal). Tinggal sedikit lagi sebenarnya," ungkapnya usai balapan. Bahkan, Tomi sempat head-to-head dengan Noufal. Jarak dengan dua pembalap terdepan pun sangat tipis.
"Nomor satu dan dua itu tinggal sedikit jaraknya. Mungkin kalau ada tambahan 200 meter lagi, saya bisa menyusul," katanya, lantas tertawa.
Meski begitu, perjuangan menuju podium tidak mudah. Ia sempat terhalang strategi tim lawan yang menutup jalur dengan membentuk formasi berempat menutupi jalan. Tapi Tomi tetap puas dengan hasil yang ia capai.
BACA JUGA:Wawali dan Pj Bupati Pasuruan Ajak Peserta Bromo Kom X Eksplor Pasuruan
BACA JUGA:Bupati Pasuruan Hadir di Antangin Bromo KOM 2025, Dukung Sport Tourism di Bumi Untung Suropati
"Alhamdulillah puas. Walaupun sebenarnya masih ada peluang lebih tinggi, tapi tetap bersyukur bisa podium,” ujar anggota tim NC Pro Cycling itu.
Kemenangan di KAI Ngebel KOM 2026 ini melengkapi catatan manis bagi Imam Arifin. Pada ajang perdana itu, ia tak hanya meraih podium tertinggi di kategori Men Elite.
Ia juga merayakan keberhasilan istrinya, Maghfirotika Marenda, yang turut mengamankan podium di kategori Women Elite. Hari yang sempurna untuk pasangan elite tersebut. (*)