Paddock F1 Gempar! Tom McCullough Resmi Tinggalkan Aston Martin di Akhir 2026

Selasa 04-08-2026,17:49 WIB
Reporter : Bagus Aji
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY- Paddock Formula 1 mendadak gempar setelah Tom McCullough resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Aston Martin di akhir 2026.

Setelah 13 tahun menjadi pilar teknis penting di balik evolusi tim dari Force India hingga era modern, insinyur veteran berusia 50 tahun itu memutuskan untuk angkat kaki pada akhir musim 2026, mengakhiri sebuah era dan memicu efek domino dalam perombakan internal besar-besaran di Silverstone.

Tom McCullough, Direktur Aston Martin Performance Technologies, pertama kali bergabung pada 2014 sebagai Kepala Insinyur Balap saat tim masih bernama Force India, sebelum berganti identitas menjadi Racing Point, dan kini Aston Martin.

McCullough masuk dalam jajaran kepemimpinan senior pada 2018, lalu dipercaya menjabat sebagai Direktur Performa hingga akhir 2024.

BACA JUGA:Audi Menggebrak Musim 2026: Sasis Kokoh Jadi Modal Menuju Target 2030

BACA JUGA:Bangkit di GP Hungaria, Lando Norris Ancam Rival F1 2026

Efek Domino Restrukturisasi Andy Cowell

​Pengunduran diri McCullough merupakan imbas dari restrukturisasi manajemen yang digagas Andy Cowell pada awal 2025. Saat baru mengambil alih posisi CEO, Cowell juga turun tangan menjadi Kepala Tim (Team Principal) menggantikan Mike Krack.

​Dalam perombakan tersebut, Krack digeser menjadi Chief Trackside Officer. Langkah ini diambil Cowell untuk menciptakan pembagian tanggung jawab yang lebih jelas melalui "struktur yang lebih datar".

​Perubahan ini membuat Krack mengambil alih banyak wewenang yang sebelumnya dipegang McCullough. Akibatnya, McCullough terpaksa hengkang dari divisi F1 dan dialihkan untuk memimpin pengembangan usaha Aston Martin Performance Technologies di kategori balap lain.


Tom McCullough, saat diwawancarai Formula 1--Twitter Formula Directa @FormulaDirecta

​Meski tetap memegang gelar Direktur Performa, McCullough telah menghabiskan 20 bulan terakhir mengawasi berbagai proyek motorsport non-F1. Namun, pada akhir tahun ini, ia dipastikan benar-benar berpisah dari organisasi Aston Martin.

Dinamika Manajemen dan Kehadiran Adrian Newey

​Sektor F1 Aston Martin sendiri terus mengalami perombakan besar. Pada akhir 2025, desainer legendaris Adrian Newey mengambil alih posisi bos tim dari Cowell.

​Newey, yang bertindak sebagai Mitra Teknis Pengelola sekaligus pemegang saham minoritas, memilih mengisi jabatan Team Principal secara sementara sambil mencari sosok jangka panjang yang tepat.

BACA JUGA:Trik Ekstrem Kimi Antonelli Hancurkan Dominasi Senior di F1 2026

BACA JUGA:Tolak Libur, McLaren Gelar Tes Tertutup demi Piastri dan Fornaroli

​Rumor kuat menyebutkan bahwa mantan bos tim Audi sekaligus rekan lama Newey di Red Bull, Jonathan Wheatley, menjadi kandidat utama untuk mengisi posisi tersebut.

Meski begitu, Aston Martin diperkirakan belum akan memberikan pengumuman resmi tahun ini mengingat Wheatley masih dalam proses negosiasi pelunasan kontrak dengan Audi.

Prospek Tom McCullough di Grid F1

​Sebelum mengabdi di Silverstone, McCullough sempat menghabiskan satu tahun di Sauber sebagai Kepala Teknik Lintas Balap (Head of Trackside Engineering), serta satu dekade di Williams (2002–2012) sebagai Performance and Race Engineer.

​Dengan pengalaman teknis dan kepemimpinan selama 24 tahun di pit wall, Tom McCullough jelas menjadi komoditas paling panas dan punya prospek yang sangat menarik bagi tim F1 mana pun, tentu jika ia masih berhasrat untuk terus berkarir di grid Jet Darat.(*) 

 

Kategori :