BACA JUGA:Kapolri: 874 Jembatan Merah Putih Presisi Selesai Dibangun, Hubungkan 1.314 Desa
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menjelaskan ketidakhadiran Megawati semata karena benturan agenda lain, bukan karena sebab lain yang lebih serius. "Bu Mega tidak ada, Bu mega ada kegiatan," kata Djarot.
Kehadiran Megawati dalam sidang pun diwakili oleh putrinya sendiri, Ketua DPR RI Puan Maharani.
Sementara itu, absennya SBY dikonfirmasi Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman, yang menyebut SBY tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di Amerika Serikat.
BACA JUGA:Sehari Telat Wajib Bikin Baru, Guru ASN Gugat Aturan Perpanjangan SIM ke MK
BACA JUGA:Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo: Dokter Forensik Tak Temukan Luka Kekerasan
Di sisi lain, mantan Presiden Joko Widodo dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla justru dipastikan hadir.
Menambah dinamika tersendiri terhadap siapa yang memilih datang dan siapa yang memilih absen dalam momentum kenegaraan tahun ini.
Ironisnya, ketidakkehadiran tersebut justru berbanding terbalik dengan skala pengamanan yang digelar untuk mengawal jalannya persidangan.
Polda Metro Jaya mengerahkan tak kurang dari 8.095 personel gabungan, terdiri atas 800 personel Mabes Polri, 4.230 personel Polda Metro Jaya, 1.163 personel polres jajaran, 1.850 personel TNI.
Serta 52 personel Pemprov DKI Jakarta dari berbagai instansi.
BACA JUGA:Megawati Soekarnoputri Tak Hadiri Sidang Tahunan DPR/MPR 2026, Djarot: Ada Agenda Lain
BACA JUGA:Mantan Presiden dan Wapres Hadiri Sidang Tahunan DPR/MPR 2026, Ada Jokowi hingga Jusuf Kalla
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan pendekatan pengamanan yang diterapkan bersifat preventif.
"Pengamanan dilaksanakan secara berlapis dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif," jelas Budi.
Dalam sidang ini pula, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara sekaligus pidato kenegaraan dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.