Mereka Belum Merdeka: Dokter dan Nakes Melawan Berbagai Keterbatasan

Minggu 16-08-2026,08:30 WIB
Reporter : Ilmi Bening
Editor : Retna Christa

APA makna kemerdekaan dalam konteks dunia kesehatan? Simpel. Yakni terbebas dari belenggu penyakit, akses layanan medis yang adil dan maksimal, serta terpenuhinya hak setiap warga negara yang sejahtera secara fisik dan mental.

Dari definisi itu saja, jelas Indonesia belum merdeka. Masih banyak masyarakat yang tidak bisa mengakses layanan kesehatan. Ada daerah yang kekurangan dokter. Ada daerah yang belum terbebas dari penyakit tertentu.

Tahun ini, misalnya, tingkat penderita penyakit kusta di Jawa Tengah masih tinggi. Belum lagi jika kita bicara soal BPJS Kesehatan…

Lalu, apakah dokter dan tenaga kesehatan (nakes) yang lain sudah merdeka? Ini juga simpel. Jawabnya, belum.

Sebab, belum merdekanya masyarakat dalam hal kesehatan otomatis membuat para dokter, perawat, dan nakes harus bahu membahu mengatasi persoalan tersebut. Meskipun, beratnya bukan main.

BACA JUGA:Kemerdekaan dalam Cahaya Kelahiran sang Pembebas

BACA JUGA:Sambut HUT Kemerdekaan RI, Veteran Timor Timur Kenalkan Nilai Perjuangan ke Generasi Muda

Prof Dr dr Asra Al Fauzi, SpBS, SubspN-Vas (K), SE, MM, FICS, FACS, IFAANS, spesialis bedah syaraf sekaligus peneliti menegaskan bahwa Indonesia saat ini dihadapkan dengan persoalan pemerataan layanan kesehatan serta fasilitas daerah.

Di luar kota-kota besar, segalanya serbaterbatas. Dokter yang bekerja di daerah terpencil harus menghadapi tantangan berupa kondisi geografis, keterbatasan alat, dan obat-obatan," ungkap Asra.


Dr Asra Al Fauzi, SpBS ngorbol dengan beberapa mahasiswa FK Unair. Ia menganggap nakes belum merdeka karena masyarakat belum merdeka di bidang kesehatan.-Boy Slamet-Harian Disway-

"Dokter tidak bisa diharapkan berpraktik dan melayani atau mengoperasi pasien dengan baik jika kebutuhan tersebut saja masih sulit dipenuhi," lanjut Guru Besar Bedah Saraf Universitas Airlangga tersebut.

Hal itu yang menyebabkan beberapa dokter belum tersedia di daerah tertentu. Apalagi, jika ditambah dengan akses pembangunan yang sulit serta perhatian dan komitmen pemerintah daerah yang sangat kurang.

BACA JUGA:Hari Pertama War Ticket HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 128 Ribu Orang Mendaftar, WNA Ikut Partisipasi!

BACA JUGA:Aksi Donor Darah BiSCR MERDEKA, Bersama Kita Bisa! Sambut HUT ke-81 RI

Minimnya tenaga dokter, baik yang umum maupun spesialis, membuat beban dokter yang ditugaskan di sana jadi berlipat-lipat.

Kategori :