Trump Minta Pentagon Kurangi Latihan Militer dengan Korea Selatan

Senin 17-08-2026,16:33 WIB
Reporter : Yulian Aditya Firmansyah*
Editor : Taufiqur Rahman

Leif-Eric Easley, profesor di Ewha University, menilai latihan gabungan penting bagi kesiapan militer kedua negara. 

“Pengurangan latihan dapat merusak koordinasi aliansi, memperlambat proses Korea Selatan mengambil tanggung jawab lebih besar atas pertahanannya sendiri, dan melemahkan daya tangkal terhadap kemungkinan konflik di Asia,” kata Easley. 

Sedangkan Korea Utara sendiri mengecam latihan tersebut. Pyongyang menyebutnya sebagai “latihan untuk perang agresif.” Korea Utara juga melakukan sejumlah uji coba rudal balistik menjelang latihan. 

BACA JUGA:Rudal Flamingo Ukraina Hantam Pusat Produksi Roket Rusia dan Pangkalan MiG-31

BACA JUGA:Menelisik Kesepakatan Nuklir Sipil Amerika Serikat-Arab Saudi, Syaratnya: Terima Israel…!

Langkah Trump bukan pertama kalinya AS mengurangi latihan militer dengan Korea Selatan.

Pada 2018, Trump menangguhkan latihan besar kedua negara. Keputusan itu diambil saat Trump berupaya membuka jalur diplomasi dengan Kim Jong Un.(*)

*) Mahasiswa Magang Prodi Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Polinema

Kategori :