HARIAN DISWAY - Maag biasa dan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) kerap dianggap sebagai kondisi yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan mendasar dari sisi medis.
Menurut penjelasan sejumlah sumber kesehatan, maag atau gastritis dan GERD sama-sama menyerang sistem pencernaan.
Namun letak gangguan, penyebab, gejala, hingga cara penanganannya masing-masing tidak sama.
Kesalahpahaman itu penting diluruskan. Sehingga penanganan yang dilakukan untuk maag atau GERD tidak keliru.
BACA JUGA:Apakah Gejala Serangan Jantung sama dengan Gejala Maag?
BACA JUGA:Atasi GERD Akibat Stres dengan Langkah Sederhana
Sering Dikira Sama, Ini 5 Beda Maag Biasa dan GERD Menurut Medis-Sora Shimazaki-Pexels
Perlu dipahami akar masalah dari rasa nyeri di perut yang dialami. Baru memutuskan penanganan yang tepat. Berikut 5 perbedaan mendasar dari GERD dan maag biasa.
1. Beda Lokasi Gangguan
Anda sudah tahu, gastritis atau maag biasa adalah peradangan yang terjadi pada dinding atau lapisan lambung.
Sedangkan GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik dan menyebabkan iritasi pada kerongkongan atau esofagus.
Dengan kata lain, gastritis menyerang organ lambung itu sendiri. Sedangkan GERD justru bermasalah pada saluran yang menghubungkan mulut dengan lambung.
BACA JUGA:Inilah 5 Obat Asam Lambung Alami
BACA JUGA:Batuk Karena Asam Lambung: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya
Perbedaan lokasi itu menjadi dasar bahwa kedua kondisi tersebut sebenarnya tidak bisa disamakan begitu saja.
2. Beda Penyebab dan Mekanisme
Gastritis umumnya dipicu oleh faktor yang merusak lapisan pelindung lambung. Seperti infeksi bakteri, konsumsi obat antiinflamasi (NSAID) dalam jangka panjang, kebiasaan merokok, hingga konsumsi alkohol berlebihan.