HARIAN DISWAY- Di tengah desas-desus rumor transfer ke McLaren dan hilangnya dominasi teknis tim, Max Verstappen resmi mengunci masa depannya bersama Red Bull hingga 2030.
Lewat klausul unik yang memberinya kebebasan menjajal balap ketahanan 24 jam, perpanjangan kontrak ini bukan sekadar tentang loyalitas di lintasan F1, melainkan bukti keberhasilan era "Red Bull 2.0" di bawah kepemimpinan Laurent Mekies untuk mempertahankan sang juara dunia.
Dalam kontrak terdahulunya bersama Red Bull, Max Verstappen memiliki klausul keluar (exit clause) yang bergantung pada posisi klasemen. Pembalap asal Belanda tersebut diizinkan hengkang jika berada di luar posisi dua besar saat memasuki jeda musim panas F1 2026 seusai GP Hungaria.
Meski saat ini tertahan di peringkat keenam klasemen dan masih berburu kemenangan perdana musim 2026, Verstappen menegaskan komitmennya untuk bertahan di Red Bull bukan hanya hingga 2027, melainkan sampai 2030.
Namun, komitmen jangka panjang tersebut tetap disertai beberapa syarat. Ketentuan terkait tenggat waktu dan kriteria posisi klasemen kabarnya masih dimasukkan ke dalam kesepakatan anyar ini tanpa banyak perubahan.
"Saya tidak pernah membeberkan isi kontrak saya, jadi ya, ketentuannya tetap sama," ujar Verstappen saat konferensi pers jelang GP Belanda tanpa merinci detailnya.
BACA JUGA:Ferrari Rombak SF26 di F1 GP Belanda 2026
BACA JUGA:F1 GP Belanda 2026: Balapan Terakhir Zandvoort dan Ujian Nyali Max Verstappen
Faktor Kebebasan di Balap Ketahanan (Endurance)
Satu detail yang dikonfirmasi Verstappen dalam perpanjangan kontraknya adalah lampu hijau untuk membalap di ajang endurance.
Awal tahun ini, Max Verstappen Racing sempat turun di kejuaraan 24 Hours of Nürburgring pada akhir pekan yang bebas dari agenda F1. Timnya berpeluang finis lima besar sebelum insiden di tikungan 'Green Hill' melempar mereka ke luar posisi 30 besar.
Verstappen menegaskan, kebebasan berkompetisi di ajang ketahanan fisik di luar kalender F1 menjadi salah satu alasan utama ia memperpanjang masa bakturnya di Red Bull.
Max Verstappen, saat merayakan gelar juara dunia ketiganya pada akhir musim 2023.--Twitter Formula 1 @F1
"Ya, itu sesuatu yang jelas ingin terus saya lakukan. Namun, tentu saja semuanya bergantung pada jadwal F1 dan apa yang memungkinkan untuk tahun depan," Ujar Verstappen.
"Saya ingin menjajal balapan ketahanan, khususnya balapan 24 jam secara umum. Akan sangat menyenangkan bisa tampil di sana. Red Bull memberi saya ruang untuk melakukan hal-hal di luar Formula 1. Itu nilai tambah yang sangat besar, sebuah paket lengkap yang sangat saya syukuri," Pungkasnya.
Respons Manajemen Red Bull
Prinsipal Tim Red Bull, Laurent Mekies, juga enggan membeberkan rincian kontrak baru pembalap berusia 28 tahun tersebut.
"Kami di sini menegaskan bahwa tim dan Max saling berkomitmen hingga akhir 2030. Saya rasa itulah intinya. Selebihnya adalah urusan internal kami," tegas Laurent Mekies.
BACA JUGA:Efek Domino Cedera Isack Hadjar: Liam Lawson ke Red Bull, Yuki Tsunoda Turun Gunung!
BACA JUGA:Garasi Racing Bulls Membara: Rivalitas Sengit Liam Lawson vs Arvid Lindblad di F1 2026
Rumor McLaren dan Pentingnya Verstappen bagi Red Bull
Kendati kedua belah pihak telah mengikat janji, beberapa sumber di paddock menyebutkan bahwa Verstappen sempat bernegosiasi dengan McLaren. Meski pembicaraan tidak menjamin terjadinya kepindahan, rumor menyebut proses diskusi tersebut sempat memasuki tahap akhir.
Saat didesak mengenai komunikasinya dengan tim lain, Verstappen enggan ambil pusing dan menegaskan bahwa hal tersebut sudah tidak penting lagi.
Terlepas dari dinamika yang ada, perpanjangan kontrak ini menjadi angin segar sekaligus keuntungan besar bagi Red Bull. Setelah ditinggal sejumlah teknisi handal, kesepakatan baru ini menjadi pembuktian terbesar bagi era "Red Bull 2.0" di bawah kepemimpinan Laurent Mekies.
Red Bull sangat membutuhkan sosok Max Verstappen yang dikenal piawai memaksimalkan potensi mobil meski sedang berada dalam performa kurang ideal. Jika Red Bull mampu memberikan paket mobil yang lebih kompetitif, koleksi gelar juara dunia Verstappen diyakini akan terus bertambah.(*)