Tiongkok sudah memiliki keahlian teknis yang cukup kuat. Namun satu persoalan belum terpecahkan. “Memungkinkan robot memahami dunia tetap menjadi tantangan global,” kata Zhu.
Lian Jye Su dari lembaga riset teknologi Omdia bahkan menganggap persoalannya lebih rumit. Menurut dia, tantangan robotika jauh melampaui sekadar memasukkan AI ke dalam tubuh robot.
BACA JUGA:Wamen AS Elbridge Colby Temui Prabowo di Tengah Penguatan Kerja Sama Militer RI-Tiongkok
BACA JUGA:Ketika Robot-Robot Tiongkok Mulai Bersiap ’’Gantikan Manusia’’: Mulai Magang di pabrik-Pabrik
Bayangkan orang tua yang sudah bisa berbicara dengan ChatGPT. Secara sederhana, orang mungkin berpikir robot akan segera bisa merawat mereka.
Kenyataannya tidak demikian. “Kita masih sangat jauh dari masa depan itu,” kata Su.
Namun, Tiongkok berusaha memperpendek jarak tersebut.
Beijing sudah memasukkan pengembangan robotika ke dalam dua rencana lima tahun terakhir. Rantai pasok manufakturnya juga sudah komprehensif. Strukturnya memiliki banyak kemiripan dengan industri kendaraan listrik.
“Fase berikutnya dari industri ini bukan lagi soal membuktikan bahwa robot bisa berjalan. Yang harus dibuktikan adalah bahwa robot bisa melakukan tugas yang berguna secara ekonomi,” kata analis Morningstar Kangyuxiao Li.
Di situlah Sekolah Robot Hangzhou mengambil peran.
BACA JUGA:FIM Bermanuver Senyap! WorldSBK Bersiap Ekspansi ke Tiongkok pada Musim 2027
BACA JUGA:Resepsi Dek Kapal Latih PLAN Qi Jiguang Perkuat Persahabatan Tiongkok-Indonesia di Surabaya
Sekolah itu dijalankan Zhejiang University dengan dukungan pemerintah daerah. Tujuannya membantu perusahaan menutup kesenjangan keahlian. Sasarannya adalah membawa robot menuju “penerapan di dunia nyata”.
Caranya cukup unik. Perusahaan mendaftarkan robot mereka ke sekolah. Robot kemudian dievaluasi. Setelah itu, mereka mendapat pelatihan sesuai “peran masa depan” di tempat kerja.
Sekolah tersebut bahkan akan menerbitkan sertifikat kemampuan. “Seperti ijazah manusia,” kata Zhao Han, wakil direktur lembaga Zhejiang University yang mengelola sekolah tersebut.
Di Tiongkok, robot mulai muncul dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa pekerjaan sedang diuji. Mengarahkan lalu lintas. Membersihkan rumah. Bekerja di lantai pabrik.