Sirih merah juga dikenal sebagai tanaman dengan potensi antikanker. Karena kemampuannya menghambat pertumbuhan sel kanker.
Sebuah kajian menyebutkan ekstrak etanol daun sirih merah mengandung senyawa fenol, fitol, dan vitamin E.
BACA JUGA:5 Manfaat Daun Kelor dalam Kesehatan
BACA JUGA:6 Manfaat Rebusan Air Daun Salam bagi Tubuh
Dalam uji laboratorium, kandungan tersebut terbukti bersifat sitotoksik atau meracuni sel kanker payudara MCF-7.
Paparan ekstrak itu bahkan memicu perubahan morfologi pada sel kanker. Tanda bahwa sel tersebut mengalami kerusakan.
Meski hasilnya menjanjikan, penelitian itu baru dilakukan pada sel di laboratorium. Belum sampai pada uji klinis terhadap pasien kanker.
3. Membantu Mengontrol Gula Darah
Beberapa uji klinis dan penelitian berbasis komunitas mencatat efek penurunan gula darah dari ekstrak tanaman herbal.
BACA JUGA:5 Tanaman Herbal Rumahan yang Mudah Dirawat dan Bermanfaat bagi Kesehatan
BACA JUGA:Temulawak Jadi Tanaman Obat Unggulan, Wapres Minta Mutu dan Kualitas Temulawak Harus Dijaga
Termasuk sirih merah, kelor, dan temulawak pada pasien diabetes. Sirih merah memiliki kandungan flavonoid dan alkaloid.
Keduanya diyakini memiliki sifat hipoglikemik. Dapat membantu menurunkan kadar gula darah secara alami.
Meski begitu, efek itu umumnya bersifat pendukung. Bukan pengganti obat. Penggunaannya tetap perlu dikombinasikan dengan pengobatan medis. Juga pemantauan gula darah rutin yang dianjurkan dokter.
4. Melawan Bakteri Penyebab Karies Gigi
Karies gigi umumnya dipicu bakteri. Seperti Streptococcus mutans yang membentuk plak di permukaan gigi.
BACA JUGA:Kenali Manfaat 12 Tanaman Herbal dalam Pengobatan Ayurveda
BACA JUGA:Hati-hati, Tanaman Akar Manis berpotensi mengurangi Kesuburan Wanita