Daun sirih merah mengandung minyak atsiri, flavonoid, alkaloid, dan senyawa fenolik. Terbukti aktif menghambat pertumbuhan bakteri tersebut. Sehingga berpotensi menekan risiko plak dan lubang gigi.
Sejumlah tinjauan ilmiah menyebut sirih merah berpotensi dikembangkan sebagai bahan alami. Fungsinya untuk perawatan gigi dan mulut.
Air rebusan daunnya bahkan secara tradisional sudah lama dipakai masyarakat. Sebagai obat kumur untuk mencegah bau mulut.
5. Kaya Antioksidan Alami
Kandungan flavonoid pada sirih merah berperan penting sebagai antioksidan yang melawan radikal bebas.
BACA JUGA:5 Manfaat Minum Air Jahe Tiap Hari
BACA JUGA:5 Manfaat Tanaman Legundi bagi Kesehatan Tubuh
Molekul tidak stabil bisa merusak sel dan mempercepat penuaan. Terlebih jika menumpuk dalam tubuh.
Radikal bebas berlebih juga dikaitkan dengan munculnya berbagai penyakit degeneratif. Peneliti menemukan bahwa jamur endofit yang hidup di jaringan daun sirih merah.
Jamur itu turut menghasilkan senyawa antioksidan tambahan. Dengan sifat itu, sirih merah dipercaya membantu melindungi sel-sel tubuh. Sehingga dapat terhindar dari kerusakan akibat polusi dan stres oksidatif.
6. Memperkuat Sistem Imun Tubuh
Selain flavonoid, sirih merah juga mengandung saponin yang memiliki aktivitas imunomodulator pada tubuh.
BACA JUGA:5 Tanaman Toga Murah dan Mudah dengan Segudang Manfaat
BACA JUGA:5 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan Tubuh
Yakni kemampuan membantu memperkuat dan menyeimbangkan kerja sistem kekebalan. Sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi.
Kombinasinya dengan tanin yang bersifat antibakteri membuat sirih merah mempunyai efek ganda.
Seperti memperkuat pertahanan dari dalam sekaligus menekan mikroorganisme penyebab infeksi dari luar.
Maka, sirih merah kerap dijadikan ramuan herbal. Kandungannya dapat menjaga daya tahan tubuh saat pergantian cuaca.