HARIAN DISWAY - Jose Mourinho ternyata masih berhak menyandang status The Special One. Bukan soal jago melatih. Tapi soal mentalitas dan kepercayaan diri.
Ketika semua pelatih Real Madrid menganggap tugas utamanya adalah menjuarai Liga Champions, ia sebaliknya.
Mourinho menegaskan bahwa dirinya tidak merasa punya kewajiban mempersembahkan trofi Liga Champions kepada Real Madrid pada periode keduanya sebagai pelatih.
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang laga pembuka Madrid di Liga Champions. Los Blancos bakal menjamu Inter Milan di Santiago Bernabeu, Rabu 9 September 2026, pukul 02.00 WIB.
Mourinho memiliki sejarah panjang dengan kompetisi tersebut. Ia pernah membawa Inter Milan menjadi juara pada musim 2009/10 sebelum meninggalkan Italia untuk menangani Real Madrid.
BACA JUGA:Noda Pertama Jose Mourinho, Real Madrid Sial Beruntun Setelah Gol Dianulir dan Mbappe Gagal Penalti
BACA JUGA:Lionel Messi Pensiun dari Argentina, Mourinho: Sepak Bola Akan Selalu Merindukannya
Namun, selama periode pertamanya di Madrid pada 2010 hingga 2013, Liga Champions menjadi satu-satunya trofi yang gagal ia menangkan.
Pelatih asal Portugal itu tiga kali membawa Madrid mencapai semifinal. Tapi selalu gagal melangkah ke final setelah disingkirkan Barcelona, Bayern Munchen, dan Borussia Dortmund.
Kehadiran Jose Mourinho beri optimisme untuk bawa Real Madrid akhiri puasa gelar dua musim beruntun.--Getty Images
Meski begitu, Mourinho tidak ingin pencapaian maupun kegagalan di masa lalu menjadi beban dalam periode keduanya. "Tidak, ini adalah dua periode yang berbeda," tegas Mourinho, sebagaimana dikutip AFP.
"Ketika aku meninggalkan klub pada 2013, kami sudah memenangkan apa yang kami menangkan. Dan kalah dalam hal-hal yang memang kami kalah. Kami sudah memberikan segalanya,” kata Mourinho.
BACA JUGA:Real Madrid Sikat Malaga 4-0, Bellingham Nikmati Peran Baru di Bawah Mourinho
BACA JUGA:Jose Mourinho Puji Duet Mbappe-Vinicius, Sebut Layak Dapat Ballon d'Or
"Apa yang harus kulakukan sekarang tidak ada hubungannya dengan masa lalu," tegas pelatih asal Portugal itu.