HARIAN DISWAY - Penemuan fragmen Odyssey terjadi ketika Mark de Kreij, pakar sastra Yunani dan profesor di Radboud University, meneliti kumpulan naskah Kristen awal di perpustakaan Utrecht University.
Koleksi tersebut dibeli perpustakaan pada pertengahan abad ke-20. Berisi berbagai teks dari Mesir serta Yunani.
Saat memeriksa kumpulan itu, de Kreij menemukan potongan kecil perkamen. Dengan tulisan yang dikenalnya sebagai bagian dari Odyssey.
"Ada begitu banyak bagian yang membosankan dalam Odyssey. Kebetulan ini adalah bagian yang sangat menarik," kata de Kreij kepada RTV Utrecht.
BACA JUGA:Emily Wilson Akan Terjemahkan Ulang The Odyssey Karya Homer
BACA JUGA:The Odyssey Siap Hadir di Rumah, Versi Digital dan 4K Blu-ray Rilis November 2026
Fragmen tersebut berukuran sekitar 6,6 x 7,7 sentimeter. Isinya berasal dari Buku 12 Odyssey, yang menceritakan satu peristiwa ikonik.
gua di Lembah Bornova Homeros di Turki yang dipercaya sebagai tempat Homer menulis The Odyssey.-Ahmet Ayberk Cimen / AFP-rfi.fr
Yakni ketika dewa matahari Helios mengetahui anak buah Odysseus telah membunuh dan memakan ternak sucinya.
Dalam kisah tersebut, Odysseus sebelumnya telah diperingatkan dewi Circe agar menghindari Thrinacia, pulau milik Helios.
Namun, Odysseus dan para anak buahnya tiba di pulau itu. Terjadi usai mereka selamat dari Scylla dan Charybdis.
BACA JUGA:Gua di Turki Diklaim Jadi Tempat Homer Menulis The Odyssey
BACA JUGA:Viking Draken Harald Harfagre, Kapal Unik yang Tampil dalam Film The Odyssey
Scylla digambarkan sebagai monster berkepala enam. Sedangkan Charybdis merupakan pusaran air raksasa.
Setelah tiba di pulau, Eurylochus, tangan kanan Odysseus, meminta izin untuk mendarat dan mencari makanan.