HARIAN DISWAY - Publik Camp Nou mendadak diselimuti kecemasan mendalam setelah bintang utama mereka, Raphinha, resmi dikonfirmasi mengalami cedera ketidaknyamanan otot saat membela Timnas Brasil pada laga persahabatan melawan Australia.
Jurnalis pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, mengabarkan langsung bahwa Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) telah mengonfirmasi penarikan sang pemain.
Kabar ini langsung memicu alarm bahaya bagi Barcelona yang sedang melaju kencang di kompetisi domestik, mengingat sang pemain tengah berada dalam performa terbaiknya sepanjang sejarah klub.
Raphinha sejatinya tampil impresif sejak peluit pertama dibunyikan. Winger andalan Blaugrana ini bahkan sukses membawa Selecao menjauh lewat eksekusi penalti dingin pada menit ke-45 untuk mencetak gol kedua.
BACA JUGA:Rating Pemain Italia Usai Kalahkan Turkiye 4-1: Semua Lini Solid dan Efektif
BACA JUGA:Australia vs Brasil 1-1: Rayan Selamatkan Selecao di Menit Akhir
Sial bagi Brasil dan Barcelona, petaka justru datang tepat saat jeda turun minum.
Sang pemain merasakan ketidaknyamanan parah pada otot paha kanannya, membuat tim pelatih enggan mengambil risiko dan langsung menggantikannya dengan penyerang muda, Endrick, sesaat sebelum babak kedua dimulai.
Langkah pencegahan ini diambil demi menyelamatkan otot paha kanan sang pemain.
Pihak CBF sendiri menegaskan akan melakukan pemeriksaan medis lebih komprehensif setelah pertandingan usai guna mengetahui skala keparahan cedera sang kapten.
Raphinha saat mencetak gol dari titik putih bagi timnas Brasil di laga persahabatan melawan Australia-@BarcaTimes-X
Bagi pelatih Blaugrana, Hansi Flick, kabar ini bak mimpi buruk di tengah hari bolong.
Sebelum jeda internasional dimulai, Flick memang secara terbuka sempat menyuarakan kekhawatiran besarnya mengenai kebugaran para pemain yang harus melakoni perjalanan jarak jauh.
Kekhawatiran itu kini terbukti menjadi kenyataan pahit yang harus dihadapi lini serang Barcelona.
BACA JUGA:Neymar Pastikan Tak Lagi Bela Brasil, Ancelotti Siapkan Regenerasi Selecao