Presiden Macron Kecam Komentar Bodoh Pemimpin Asing soal Kerusuhan Prancis

Kamis 22-10-2026,23:23 WIB
Reporter : Yulian Aditya Firmansyah*
Editor : Indria Pramuhapsari

Pernyataan tersebut tampaknya menyasar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menghadapi pemilu parlemen pekan depan, dan Trump, yang menghadapi pemilu sela bulan depan. 

BACA JUGA:Hadapi Ancaman AS, Prancis dan Jerman Kirim Tentara untuk Perkuat Pertahanan Greenland

BACA JUGA:Ukraina Dapat 100 Jet Rafale F4 dari Prancis untuk Perkuat Pertahanan Hadapi Serangan Rusia

Netanyahu dalam wawancara dengan i24 menyebut Prancis dilanda "invasi Islam ekstremis". Macron mengatakan para pemimpin itu dipengaruhi video palsu buatan AI tentang kerusuhan. 

Financial Times melaporkan regulator Uni Eropa menyelidiki kemungkinan kampanye disinformasi asing seputar kerusuhan tersebut. 

Para pejabat keamanan yang dikutip menyebut akun pro-Rusia dan sayap kanan menyebarkan video kekerasan, sementara Iran dan Aljazair juga dicurigai. 

BBC Verify memeriksa lebih dari 15 video berita palsu yang menurut peneliti dTeam merupakan operasi Rusia bernama Matryoshka. 

BACA JUGA:Polisi Prancis Tangkap Dua Tersangka Pencuri Mahkota di Museum Louvre

BACA JUGA:Prancis Resmi Akui Palestina di PBB, Macron Serukan Akhiri Perang Gaza

Upaya meredakan krisis belum membuahkan hasil. Setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Sebastien Lecornu berakhir tanpa terobosan, serikat pekerja memastikan mogok nasional 5 November mendatang. (*)

*) Mahasiswa Magang Prodi Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Polinema

Kategori :