Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Komisi D Tengahi Dualisme Dewan Kesenian

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Komisi D Tengahi Dualisme Dewan Kesenian

Wakil Ketua DPRD Surabaya A.H. Thony di ruang kerjanya.-Dokumentasi Pribadi-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Wakil Ketua DPRD Surabaya A.H. Thony mempertanyakan pembentukan Dewan Kesenian Kota Surabaya (DKKS). Padahal, sudah ada Dewan Kesenian Surabaya (DKS) yang berdiri sejak 1971.

Adanya dua versi DKS ini cukup kami sesalkan. Seyogyanya, dalam satu kota atau provinsi itu cukup satu saja,” kata politisi Gerindra tersebut. Polemik Pemkot dengan DKS terjadi sejak era Wali Kota Tri Rismaharini.

DKS yang sudah melakukan pemilihan ketua baru pada 2019 tidak segera disahkan pemkot. Atau tidak diakui. 

Mendadak muncul SK Wali Kota tertanggal 25 April tentang Tim Pembentukan Dewan Kesenian Kota Surabaya (DKKS) Periode Tahun 2022-2027. Disusul kemudian musyawarah pengurus DKKS pada 10 Juni. 

“Ini kan aneh, legislatif tidak diberi tahu adanya SK tersebut saat hearing,” kata Thony. Ia meminta pemkot menyelesaikan persoalan ini. Menurutnya, DKS adalah bagian dari sejarah Surabaya.

Thony meminta Komisi D DPRD Surabaya menggelar hearing soal DKS ganda itu. Menurutnya, polemik ini bakal menghambat iklim kesenian Surabaya yang sudah menurun dalam lima tahun terakhir. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: