Haohao Altlet Wushu Cilik Gresik yang Bertanding di Kelas Senior Laves Open Championship 2022

Haohao Altlet Wushu Cilik Gresik yang Bertanding di Kelas Senior Laves Open Championship 2022

Hideki hartanto (9) yang bertanding di kelas senior pada Laves Open Wushu Championship 2022.16/10/22.-Alyara Hananda-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Laves Open Wushu Championship 2022, berhasil membangunkan semangat bertanding para atlet cilik. Dari sana, muncu bibit unggul, salah satunya Hideki Hartanto. Atlet berusia 9 tahun itu mampu menguasai jurus kelas senior usia 17 tahun ke atas. 

"Anak-anak itu lebih antusias berlatih kalau mendekati lomba-lomba gini," kata Okky Fernandes, pelatih Hideki di Sasana Wushu Lima Naga.

Hideki Hartanto atau yang akrab disapa Haohao, ialah atlet asal Gresik yang mencuri perhatian karena tampil berbeda dari lawannya. Di antara postur tubuh tinggi besar di kelas senior, tubuh kecilnya beraksi lincah. 

Pada hari pertama 15 Oktober lalu, Haohao bertanding pada nomor Nan Quan Senior dengan hasil perolehan skor 8,87. Sedangkan pada hari kedua, ia bertanding di nomor Dao Shu dengan perolehan skor 8,63. 

Sepak terjang gemilangnya sudah terlihat pada gelaran Porprov lalu. Ia menjadi satu-satunya atlet Taolu yang mewakili kota Gresik saat itu.

Atlet cilik yang menyukai Wushu sejak melihat Kungfu Kids itu juga pernah menjajal lapangan tanding Kejurprov, Pornas, hingga Disway Open Championship. 

"Yang paling berkesan porprov, karena teman yang ikut banyak, lawan nya juga banyak," ucap Haohao dengan antusias. 

Bukan jalan yang mudah baginya untuk mempelajari jurus-jurus dalam Wushu. Latihan pagi hingga sore ia jalani hampir setiap hari pada jam sebelum berangkat dan sepulang sekolah.

Kelincahan, kelenturan, dan kekuatan ototnya sudah terbangun. Sempat pula ia merasa tidak kuat hingga menangis, namun ia tetap kembali berlatih. 

"Anak itu (haohao) kemauan berlatihnya kuat, gagal coba lagi, ga takutan anaknya. Daya tangkapnya juga cepat," ujar Okky. 

Laga kali ini merupakan uji coba bagi Haohao untuk Porprov tahun 2023 nanti. Tahun depan ia akan bertemu dengan jajaran atlet senior.

Anak yang menekuni wushu sejak usia 5 tahun itu, harus lebih mengencangkan sabuk dan melihat kembali titik lemahnya. Karena itulah ia bertanding di kelas yang lebih tinggi.

Apalagi ia menargetkan untuk mendapat 6 medali emas berturut-turut di Porprov. "Biar dapat uang, untuk ditabung," katanya lugu. 

Atlet Internasional yang menjadi inspirasi Haohao  di dunia Wushu ialah Wu Zhaohua, asal Tiongkok. Sedangkan untuk lingkup nasional, Edgar Xavier Marvelo dan Harris Horatius adalah idolanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: