Taliban Tewaskan Pimpinan ISIS Afghanistan

Taliban Tewaskan Pimpinan ISIS Afghanistan

Juru bicara pemerintah Taliban Zabihullah Mujahid--

KABUL, HARIAN DISWAY - Afghanistan kembali memanas. Taliban mengklaim telah membunuh pimpinan utama pasukan militan ISIS di Afghanistan Selasa, 28 Februari 2023.

 

Pasukan Taliban menyatakan telah berhasil membunuh kepala intelijen dan militer ISIS di kawasan ibu kota, Kabul. Pergolakan politik yang masih belum stabil semenjak Rezim Taliban berkuasa di Afghanistan, membuat mereka menghadapi ancaman dari berbagai kelompok-kelompok radikal. Yang paling besar: ISIS.

 

Juru bicara Pemerintahan Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa dua militan ISIS termasuk Qari Fateh, tewas dalam operasi yang dilancarkan pasukannya di ibu kota Afghanistan.

 

Qari Fateh merupakan salah satu pimpinan pasukan teroris yang mendalangi berbagai serangan termasuk pada misi diplomatik, masjid, dan target lain di Kabul.

 

Fateh sebelumnya bertugas di berbagai posisi, termasuk sebagai salah satu pemimpin utama militer kelompok militan radikal ISIS di Afghanistan. 

 

Kata Mujahid, sebuah operasi pasukan Afghanistan baru-baru ini juga membuat  3 anggota ISIS tewas. Ia menambahkan, sejumlah warga negara asing yang merencanakan serangan juga ditahan.

 

Bulan Desember tahun lalu, kuasa hukum Pakistan untuk Afghanistan Ubaid Ur Rehman Nizamani selamat dari serangan terhadap kedutaan negara di Kabul. Namun, pihak keamanan kedutaan terluka.

 

Pada bulan Januari, Mujahid menyatakan bahwa pasukan Taliban Afghanistan membunuh setidaknya delapan militan ISIS yang terlibat dalam serangan di Kedutaan Besar Pakistan, juga serangan di sebuah hotel tempat tinggal warga negara Tiongkok.

 

Sebelumnya, pada September 2022, setidaknya dua staf Kedutaan Besar Rusia di Afghanistan dan seorang warga sipil tewas, sementara 10 lainnya luka-luka dalam serangan bunuh diri di Kabul.

 

Sejak rezim Taliban menduduki pemerintahan Afghanistan, serangan bom bunuh diri sering terjadi pada sejumlah wilayah. Sebagian besar serangan bunuh diri tersebut dilakukan oleh ISIS.

 

Tahun lalu, teroris ISIS menargetkan seminari agama, masjid, lembaga pendidikan, dan misi asing Taliban di Kabul dan bagian lain negara tersebut.

 

ISIS dan Taliban selalu melakukan konfrontasi radikal antara kedua kubu. Mereka menganggap satu sama lainnya sebagai kelompok radikal aliran Islam sesat. (Alfian Nur Riski)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: anadolu agency