Tiga Hari, 494 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Tiga Hari, 494 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Ilustrasi: Siap-siap, Korlantas Polri akan berlakukan rekayasa lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek-Foto/Dok/NtmcPolri-

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Lebih dari 494 ribu kendaraan telah meninggalkan Jabodetabek selama periode H-7 hingga H-5 Idul Fitri 1444 H. Dalam tiga hari, jumlah kendaraan yang mudik nyaris 500 ribu unit.

Angka itu didasarkan pada jumlah arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol Utama, yaitu GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama. 

Total volume lalu lintas itu meningkat 21,84 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal, Namun, lebih rendah 2,3 persen dibandingkan periode Lebaran 2022. 

Jika dibandingkan dengan prediksi volume lalu lintas Lebaran 2023, total volume lalu lintas ini lebih rendah sebesar 6,3 persen.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Lisye Octaviana, mengungkapkan bahwa mayoritas kendaraan, yaitu sebanyak 52,6 persen, menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), diikuti oleh 27,6 persen menuju arah Barat (Merak). “19,8 persen menuju arah Selatan (Puncak).


KAI Siapkan Ratusan KRL di Masa Mudik Lebaran 2023-Andrew Tito-

Lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama juga meningkat sebesar 95,23 persen dari lalu lintas normal.  Sedangkan lalu lintas menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama lebih rendah sebesar 2,28 persen dari lalu lintas normal. 

Lalu lintas menuju arah Merak melalui GT Cikupa meningkat sebesar 8,73 persen dari lalu lintas normal, sementara lalu lintas menuju arah Puncak melalui GT Ciawi lebih rendah sebesar 2,39 persen dari lalu lintas normal. 

Total lalu lintas yang meninggalkan Jabodetabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut sebanyak 260.077 kendaraan, meningkat sebesar 44,44 persen dari lalu lintas normal (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: