Banding Leopard Ditolak! Veda Ega Pratama Resmi Naik ke Peringkat 3 Dunia

Banding Leopard Ditolak! Veda Ega Pratama Resmi Naik ke Peringkat 3 Dunia

Veda Ega Pratama berhasil menembus posisi kedua tercepat dan memastikan diri lolos langsung ke sesi Kualifikasi 2 (Q2) yang akan digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026-Tangkapan layar instagram@veda_54-

HARIAN DISWAY- Keadilan regulasi akhirnya berpihak pada pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang resmi melejit ke peringkat tiga dunia, setelah Panel Juri Banding FIM resmi menolak gugatan Leopard Racing terkait skandal manipulasi segel mesin ilegal di motor Adrian Fernandez.

Teka-teki mengenai status poin Adrian Fernandez di klasemen sementara Moto3 2026 akhirnya terjawab. Sempat tertahan karena adanya proses banding dari pihak Leopard Racing, Panel Juri Banding FIM resmi menolak banding tersebut pada Jumat, 5 Juni 2026 malam waktu setempat (Sabtu dini hari WIB).

​Sebelumnya, dua mesin Honda NSF250RW milik Adrian Fernandez kedapatan melanggar regulasi teknis akibat rusaknya segel mesin.

sDengan penolakan banding ini, hukuman diskualifikasi Fernandez dari dua seri balapan resmi berlaku mutlak, yang otomatis mengubah peta persaingan klasemen. Keuntungan besar didapat oleh pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang kini melesat naik ke posisi ketiga dunia.

​Berikut adalah detail informasi resmi berdasarkan surat keputusan Panel Juri Banding FIM:

Kronologi Jalur Banding Leopard Racing

​Tim Leopard Racing mengajukan banding tertulis pada 5 Juni 2026 pukul 13.25 waktu Hungaria kepada Panel Juri Banding (Appeal Stewards). Mereka menyertakan uang jaminan sebesar €1.320 (sekitar Rp27,5 juta) melalui jaminan IRTA.

​Banding ini diajukan untuk menggugat keputusan Juri FIM MotoGP tertanggal 5 Juni 2026 pukul 12.30. Keputusan awal tersebut menyatakan diskualifikasi bagi Adrian Fernandez (nomor motor 31) dari ajang Michelin Grand Prix of France dan Monster Energy Grand Prix of Catalunya.

BACA JUGA:Veda Ega Pratama Kejutkan Moto3 Hungaria 2026, Tempel Ketat Maximo Quiles di Posisi Kedua

BACA JUGA:Disebut Mirip Tempat Parkir, Sirkuit Balaton Park Resmi Dicoret dari Kalender MotoGP!

​Fernandez dinilai melanggar Pasal 3.3.2.2 dan Pasal 3.2.2.3 Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM 2026, serta regulasi tambahan terkait Daya Tahan Mesin Kelas Moto3 Pasal 2.6.3.3.

​Persidangan formal digelar pada hari yang sama pukul 15.00 hingga 17.45 waktu Hungaria di Sirkuit Balaton. Panel Juri Banding FIM ini dipimpin oleh Stuart Higgs dan Rezso Bulcsu (ditunjuk oleh FMNR).

Hasil Persidangan dan Pertimbangan FIM

​Sidang tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait untuk memberikan penjelasan, antara lain:

  • ​Leopard Racing: Christian Lundberg (Direktur Teknik) dan Didier Lambert (Race Track Engineering).
  • ​Direktur Teknis & Staf Teknis FIM: Danny Aldridge dan Charlie Kirk.
  • ​Produsen Mesin (Pihak Ketiga): Noriyuki Shimizu.
  • ​Juri FIM MotoGP: Simon Crafar, Andres Somolinos, dan Tamara Matko.


Adrian Fernandez (31), saat beraksi di sesi practice kelas Moto3 GP Hungaria 2026--Twitter M Sports @MSports_all

Berdasarkan pemeriksaan fisik mesin, bukti pabrikan, dan kondisi segel, Direktur Teknis FIM menemukan bahwa sistem penyegelan resmi pada mesin Adrian Fernandez telah dirusak dan mesin telah dibuka tanpa izin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: