Cerita Jemaah Haji yang Sempat Telantar di Muzdalifah

Cerita Jemaah Haji yang Sempat Telantar di Muzdalifah

Angka kematian jemaah Haji pada 2023 pecah rekor-Saudi Press Agency vis AFP-Saudi Press Agency vis AFP

HARIAN DISWAY - Muzdalifah adalah padang pasir yang sangat luas. Tidak ada tempat berteduh di sana. Jemaah haji asal Indonesia sempat telantar. Ada yang sampai 7 jam lamanya menunggu bus yang akan mengangkut mereka ke Mina. Di bawah terik matahari yang mencapai 41 derajat celsius. 

Jalur menuju Mina macet total. Jalan sepanjang dua kilometer itu nyaris lumpuh total. Sementara panitia penyelenggara hanya menyediakan 5 unit bus. 

“Kemarin masih aman. Datang langsung mabit dan ambil kerikil. Hari ini entah,” ujar Pamuji Setyawan, jemaah asal Ngawi, kepada Harian Disway, Rabu, 28 Juni 2023. Hingga pukul 11.20 waktu setempat belum semua jemaah terangkut ke Mina. Mereka berjemur di padang Muzdalifah


Jemaah haji dari berbagai negara di Mina untuk melakukan ritual melempat jumrah.-Saudi Press Agency vis AFP-

Sebetulnya, jemaah haji Indonesia mulai diangkut setelah lewat tengah malam. Hanya, kata Wawan –sapaan Pamuji Setyawan, antreannya mengular sampai siang. Bahkan rata-rata belum makan siang lantaran makanan disiapkan di Mina.

BACA JUGA:Kabar Dari Tanah Suci (16): Menunggu Dhuha di Muzdalifah

BACA JUGA:Jemaah Terpaksa Tunda Sa’i dan Tawaf Demi Keamanan

Tentu ini jadi persoalan serius. Tidak seperti lazimnya. Wawan sendiri baru terangkut pukul 11.30. Setelah naik bus, ia baru tahu bahwa ada titik yang tak bisa bergerak total sepanjang 200 meter. 

“Yang bermasalah itu. Padahal, biasanya pagi itu sudah habis, sudah terangkut semua ke Mina,” ujarnya. Konsekuensinya, jadwal sa’i dan lempar jumrah di Mina terpaksa bakal molor. Jauh dari harapan para jemaah. Sebelumnya, puncak haji di Arafah berjalan lancar. Pun saat perjalanan dari Arafah ke Muzdalifah.

Bahkan, PPIH Arab Saudi bersama Masyariq berkomitmen tepat waktu untuk mengangkut seluruh jemaah haji Indonesia dari Muzdalifah ke Mina. Targetnya tidak melewati waktu Dhuha atau terbitnya matahari. Tujuannya untuk menghindari panas menyengat. (Mohamad Nur Khotib)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: