Celine Dion Masih Berjuang Melawan Sindrom Stiff-person

Celine Dion Masih Berjuang Melawan Sindrom Stiff-person

Kondisi Celine Dion, saudara perempuannya, berbagi cerita tentang betapa gigihnya penyanyi My Heart Will Go On itu berjuang untuk kesembuhannya. -People-

HARIAN DISWAY - Saudara perempuan Celine Dion membagikan kabar terbaru tentang kesehatan penyanyi di tengah perjuangan melawan sindrom stiff-person.
 
Claudette, saudara perempuan Celine Dion memberikan kabar terbaru tentang kesehatan penyanyi tersebut di tengah pertempurannya dengan sindrom stiff-person. Yakni kelainan neurologis autoimun yang tergolong langka.

Orang yang memiliki kondisi ini biasanya merasakan kaku pada otot badan dan perut atau pada bagian tengah tubuh. Seiring berjalannya waktu, pengidap akan mengalami kekakuan (rigiditas) dan kejang di kaki dan otot lainnya.
 
Bintang pop Kanada berusia 55 tahun itu mengumumkan bahwa pada Desember lalu dia membatalkan tanggal Tur Dunia Courage 2023 setelah didiagnosis dengan gangguan neurologis langka itu. Kini saudara perempuannya berbagi cerita tentang betapa gigihnya penyanyi My Heart Will Go On itu berjuang untuk kesembuhannya.  
 
”Ketika saya menelepon dan Céline sedang sibuk, saya berbicara dengan saudara perempuan saya, Linda, yang tinggal bersamanya. Dia memberi tahu saya bahwa dia berjuang untuk sembuh," kata Claudette dalam pernyataan yang dilansir dari Le Journal de Montréal yang diterjemahkan dari bahasa Prancis.
 
Tetap saja Claudette menjelaskan bahwa menurutnya saudara perempuannya membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Dia menambahkan "Dion selalu melampaui segalanya. Dia selalu berusaha menjadi yang terbesar yang terkuat. Pada titik tertentu, hati kecil Anda dan tubuh kecil Anda berbicara. Ini penting".
 
Syukurlah keluarganya ada untuk mendukung Dion. "Kami percaya padanya," kata Claudette. "Semangat untuk sembuh itu ada dalam dirinya. Dia disiplin dalam segala hal yang dia lakukan dalam hidupnya".
 
Pada Mei tahun ini, Dion mengumumkan bahwa dia secara resmi membatalkan tanggal Tur Dunia bertajuk Courage 2024. Karena masalah kesehatannya yang terus berlanjut.
 
”Saya sangat menyesal sekali lagi mengecewakan kalian semua. Saya bekerja sangat keras untuk membangun kembali kekuatan saya. Tetapi tur bisa sangat sulit bahkan ketika Anda sembuh 100 persen,” katanya.

"Tidak adil bagimu untuk terus menunda pertunjukan, dan meskipun itu menghancurkan hatiku, sebaiknya kita membatalkan semuanya sekarang. Sampai aku benar-benar siap untuk kembali ke panggung lagi," tambahnya.
 
Penyanyi itu sebelumnya menunda tanggal konser Courage 2022 karena masalah medis yang terjadi terus-menerus. Perpindahan itu terjadi satu tahun setelah dia menunda kepulangannya, ke tempat tinggalnya di Las Vegas dengan alasan masalah medis. (Guruh Dimas Nugraha)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: