Gubernur Khofifah Percepat Vaksinasi PMK Tahap I di Jawa Timur

Gubernur Khofifah Percepat Vaksinasi PMK Tahap I di Jawa Timur

khofifah meminta vaksinasi untuk mengendalikan serta mencegah PMK dilaksanakan serentak pada 29 Januari 2026-Humas pemrov Jatim -

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Fenomena kasus penyakit mulut dan kuku pada binatang ternak yang meningkat, mendapat respon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Vaksinasi tahap I untuk area Jawa Timur pun dilaksanakan. 

Sejumlah 453 ribu dosis vaksin didistribusikan pada Kamis 29 Januari 2026. Langkah itu untuk mengendalikan sekaligus melindungi populasi ternak di Jawa Timur. 

Khofifah menegaskan percepatan vaksinasi PMK menjadi langkah strategis. Sebab, Jawa Timur merupakan salah satu lumbung ternak nasional. 

Karena itu, perlindungan terhadap populasi ternak menjadi prioritas utama demi menjaga keberlangsungan ekonomi peternak rakyat.

BACA JUGA:Capaian Vaksin PMK Sapi Nasional, 36 Persen Disumbang Jatim


perlindungan terhadap populasi ternak menjadi prioritas utama demi menjaga keberlangsungan ekonomi peternak rakyat-Humas pemrov Jatim -

"Dengan vaksinasi serentak, kita dorong terbentuknya herd immunity agar populasi ternak terlindungi dan ekonomi peternak tetap terjaga,” kata Khofifah.

Pemprov Jatim melalui Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur menetapkan pelaksanaan Gerakan Vaksinasi PMK Serentak pada 29 Januari 2026 di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur. 

Ribuan dokter hewan dan petugas kesehatan hewan diterjunkan langsung ke lapangan. Mereka melakukan penyuntikan vaksin pada ternak milik masyarakat.

Vaksinasi serentak ini merupakan tahap I. Menurut rencana, proses vaksinasi sepanjang 2026 akan berlangsung hingga September mendatang. 

BACA JUGA: Obat PMK Sapi Murah Meriah

BACA JUGA:Khofifah Terjunkan Tim Pemprov untuk Perbaiki Saluran Irigasi Jebol Terdampak Banjir Bandang Situbondo

Vaksin PMK tahap pertama disalurkan melalui Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur kepada perwakilan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di masing-masing daerah. Tim di daerah diminta segera menggunakannya.

"Ini langkah antisipasi untuk melindungi populasi ternak di Jatim. Kami distribusikan vaksin skala besar mulai dilaksanakan hari ini," kata Khofifah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: