Gubernur Khofifah Percepat Vaksinasi PMK Tahap I di Jawa Timur
khofifah meminta vaksinasi untuk mengendalikan serta mencegah PMK dilaksanakan serentak pada 29 Januari 2026-Humas pemrov Jatim -
Pemprov Jatim terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI). Tahun ini, Kementan mengalokasikan 1,5 juta lebih dosis vaksin PMK khusus untuk Provinsi Jawa Timur.
Selain vaksinasi serentak, upaya pengendalian PMK dilakukan melalui penguatan biosekuriti kandang, pengawasan ketat lalu lintas ternak, serta edukasi kepada para peternak.
BACA JUGA:Khofifah Tunjuk Bagus Panuntun sebagai Plt Wali Kota Madiun setelah Maidi Jadi Tersangka Korupsi
Petugas kesehatan hewan juga disiagakan di pasar-pasar hewan untuk memastikan tidak ada ternak sakit yang diperjualbelikan.
"Untuk opsi penutupan sementara pasar hewan, akan kami terapkan khusus di wilayah-wilayah dengan tingkat kasus PMK tinggi atau masuk zona merah," ucap gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu.
Sebagai langkah preventif tambahan, Pemprov Jatim akan mengaktifkan kembali Satuan Tugas (Satgas) PMK yang melibatkan BPBD, aparat kewilayahan, serta unsur TNI dan Polri dalam penanganan di lapangan. Unsur kelurahan, kecamatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas juga dilibatkan dalam monitoring dan pendampingan kepada peternak. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: