Teater Crystal Suguhkan Wa Wi Wo: Lambang 3 Perasaan Manusia

Teater Crystal Suguhkan Wa Wi Wo: Lambang 3 Perasaan Manusia

Aksi Teater Chrystal dalam pertunjukan Wa Wi Wo dalam Festival Seni Balai Pemuda Surabaya 2023-Ma'ruf Zaky/HARIAN DISWAY-

Tata rias yang seperti iblis. Berbaju putih dan bawahan hitam. Kali ini semua lampu sorot dinyalakan. Musik bertempo cepat diiringkan. Para pemeran sebelumnya semakin ketakutan. Mereka memegang erat kursi-kursi dan selendang merah yang menghubungkan mereka. Mengibaratkan ketakutan akan direbut kuasanya.

Musik berhenti, sorot dimatikan, pemeran Wa Wi Wo terdiam berada di tepi lingkaran. Mereka akan muncul kembali saat manusia sudah mempunyai kekuasaan. 

Kali ini seorang wanita yang lebih tinggi kuasanya datang. Membuat semua tertunduk dan takut. Mengakui dengan ucapannya sambil meraba kursi, bahwa semua adalah kuasanya.

BACA JUGA:Bangkit dari Mati Suri di Ladang Binatang Teater Institut Unesa

Tidak lama puncak cerita pun dimulai. Tiga tokoh utama memasuki perannya lagi. Mereka seperti mempengaruhi semua tokoh yang memiliki kuasa.

Terjadi pertikaian antar pemain. Riuh merebutkan kursi. Saat itu juga, muncul gadis berkostum merah dalam tong putih yang menjadi ancer-ancer tengah. Ia hanya bisa bersuara, ia menyaksikan semuanya selama ini. Namun tidak bisa beraksi karena ia rakyat jelata. Diabaikan.

“Saya hanya ingin menyampaikan lewat pentas ini, bahwa manusia yang berkuasa pun tidak luput dari tiga perasaan itu tadi,” jelas Amir.

45 menit berlalu. Drama yang bergenre eksperimental ini diakhiri dengan kemarahan, kesedihan, dan keserakahan yang mampu menduduki kursi yang sedari tadi diperebutkan. Tokoh Wa Wi Wo berhasil mempengaruhi para manusia yang berkuasa.

“Dari awal gak paham sama sekali dengan maksud ceritanya, tapi pas diskusi jadi paham dikit,” kata Mahasiswa Fotografi ISI Surakarta Annis Azzahra yang kebetulan sedang bermain ke Surabaya.

Ada sesi diskusi yang digelar oleh grub teater asal Surabaya ini. Memberi kesempatan bertanya tentang apapun yang penonton bingungkan. Dari situ semua keresahan saat menyaksikan pertunjukan jadi terjawabkan. (Wafiqul Azizah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: