Yoko Ono Biang Perpecahan The Beatles, Begini Kata Paul McCartney

Yoko Ono Biang Perpecahan The Beatles, Begini Kata Paul McCartney

Paul McCartney (kiri) dan Yoko Ono (kanan). Paul menyebut istri John Lennon itu sebagai biang bubarnya The Beatles.-MIKE MARSLAND/WIREIMAGE; BEN A. PRUCHNIE/GETTY-https://people.com/paul-mccartney-says-yoko-ono-being-in-beatles-sessions-was-interference-8358130

HARIAN DISWAY - Paul McCartney, salah satu dari The Fab Four yang tersisa, blak-blakan dalam podcast miliknya, McCartney: A Life in Lyrics.

Ia menyebut bahwa kehadiran Yoko Ono, istri John Lennon bagi banyak orang memang membawa bencana.

Termasuk di mata para personel The Beatles ketika itu. Sebab, kedekatan keduanya dirasa mengganggu.

Proses rekaman terasa tak bebas dan beberapa kali John tampak lebih memperhatikan Yoko.

Konon, itu adalah cara John untuk menentang dominasi McCartney dalam The Beatles.

Tapi apa pun itu, John dan Yoko tampak sedang dimabuk cinta. Hingga kepentingan band agak terabaikan.

BACA JUGA:Memorabilia The Beatles dan John Lennon Bakal Dijual Sebagai NFT

BACA JUGA:Final Beatles Record Gunakan Teknologi AI untuk Isi Vokal John Lennon

Paul McCartney, basis sekaligus vokalis The Beatles, mengenang "masa perubahan" bandnya.

Baginya, ketika itu The Beatles benar-benar terasa berbeda, berubah dan tak lagi akrab satu sama lain gara-gara kehadiran Yoko Ono.

Itu sangat terlihat ketika mereka merekam The White Album tahun 1968, yang juga dikenal sebagai LP studio kesembilan self-titled mereka.

"John dan Yoko selalu bersama-sama dan hal itu sangat berdampak pada dinamika kelompok," ujar McCartney pada penyair Paul Muldoon dalam podcast-nya itu.

McCartney mengeluhkan sifat John. Jika ia punya keinginan, maka keinginan itu harus terpenuhi. Dengan kata lain, John keras kepala. "Tapi itu adalah sesuatu yang harus Anda hadapi," tambahnya.

McCartney merasa bahwa kehadiran Yoko adalah sebuah intervensi. Itu dirasa sangat mengganggu.

“Saya rasa tidak ada di antara kami yang menyukainya. Yoko adalah gangguan di tempat kerja. Kami punya cara sendiri. Kami berempat bekerja dengan George Martin dan pada dasarnya itulah yang terjadi. Tapi kami hanya memendamnya saja," kata musisi 81 tahun itu.

Selain berpentas, menghabiskan waktu di studio untuk berproses membuat lagu, merekamnya, adalah rutinitas The Beatles. Itu pekerjaan mereka.

"Ya, itu pekerjaan kami. Jika tidak tur, kami melakukan rekaman. Jika tidak rekaman, kami menulis lagu," katanya.

Pada akhir tahun 2021, dalam serial wawancara BBC Radio 4: This Cultural Life bersama John Wilson, McCartney menguraikan penyebab perpecahan kuartet rock legendaris tersebut.

BACA JUGA:Memorabilia The Beatles dan John Lennon Bakal Dijual Sebagai NFT

Ia menampik asumsi yang menyebut bahwa dirinya adalah biang perpecahan The Beatles.

The Beatles bubar pada tahun 1970. Ketika itu McCartney, Lennon, George Harrison dan Ringo Starr memutuskan untuk berpisah.

"Saya bukan orang yang menghasut perpecahan. Oh tidak, tidak, tidak," ujarnya. Lalu melanjutkan, "Suatu hari John masuk ke sebuah ruangan dan berkata, 'Saya akan meninggalkan The Beatles.' Bukankah itu memicu perpecahan?."

McCartney menyebut bahwa ia merasa Lennon selalu ingin melepaskan diri dari band.

Menurutnya, John sedang ingin menjalani kehidupan baru bersama Yoko. John pun selalu ingin melepaskan diri dari masyarakat.

"Karena John dibesarkan oleh Bibi Mimi, orang tua angkatnya yang cukup represif. Itu berdampak. Jadi ia selalu ingin melepaskan diri," kata McCartney tentang Lennon, dalam wawancara tahun 1970 dengan Rolling Stone.

Meski The Beatles bubar, meski John telah meninggal karena ditembak di luar apartemennya di Manhattan pada 8 Desember 1980, McCartney masih mengenang mendiang temannya itu.

Awal pekan ini, pentolan Wings itu mengenang Lennon pada hari ulang tahunnya yang ke- 83.

"Merayakan ulang tahun teman dan kolaborator saya yang luar biasa, @johnlennon ," tulis McCartney di Instagram.

John Lennon lahir di Liverpool pada 9 Oktober 1940. Ia meninggalkan dua orang anak. Satu dari pernikahan sebelumnya dengan Cynthia Powell, satu anak lagi dari Yoko. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: