ITS Siapkan Bacarek yang Siap Menuju Indonesia 2045, Ini Tahapannya!

ITS Siapkan Bacarek yang Siap Menuju Indonesia 2045, Ini Tahapannya!

Dua puluh bakal calon Rektor ITS 2024-2029 bersama ketua panitia Prof Triyogi Yuwono, paling kiri dan Ketua MWA ITS, Prof Muhammad Nuh, tengah berbatik biru, dan Rektor ITS 2019-2024, Prof Mochamad Ashari yang berdiri paling kanan. -Majalyn Nadiranisa R/HARIAN DISWAY -

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Tahap pemilihan rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya 2024-2029 sudah melalui fase pendaftaran. Pengundian nomor urut berlangsung Selasa, 24 Oktober 2023 di Ruang Sidang Utama, Gedung Rektorat ITS Lantai 1.

Proses regenerasi kepemimpinan yang dilakukan setiap lima tahun sekali ini sudah melalui fase pendaftaran sejak 2-19 Oktober kemarin. Majelis Wali Amanah (MWA) ITS juga telah menetapkan 20 nama yang sudah lolos dan memenuhi persyaratan administrasi.

Ketua Panitia Pemilihan Pilrek Prof Triyogi Yuwono menyampaikan ada empat kategori persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh para kandidat.

“Minimum pernah menjabat kepala departemen, kemudian pangkat minim lektor kepala, bergelar doktor (Dr), dan usianya tidak melebihi 60 tahun,” terangnya.

Selain empat poin di atas, para kandidat telah melalui tes kesehatan seperti yang dilakukan bacawapres. Harus menyertakan surat keterangan sehat. Jika tidak memenuhi, maka tidak bisa lolos di tahap berikutnya.

BACA JUGA: Rektor Minta Pendampingan Dikti 

Selain pengundian nomor urut, acara kali ini juga akan menjadi ajang pembacaan serta penandatanganan deklarasi pilrek damai.
Prof. Dr. Eng. Ir. Ahmad Rusiansyah, M.Eng., CSCP, CLTD, urutan bakal calon rektor nomor 16 tengah menandatangani deklarasi pilrek damai sebagai komitmen. -Majalyn Nadiranisa R/HARIAN DISWAY -

Isinya mengenai kesanggupan untuk berkomitmen menjaga keutuhan ITS dan menjunjung kebersamaan, tidak melakukan kampanye uang, dan tidak menyebarkan hoaks.

Ketua Majelis Wali Amanah ITS Prof Muhammad Nuh menyampaikan dalam sambutannya perihal persiapan ITS menuju Indonesia 2045.

“Kurang 15-20 tahunan ya bonus demografi, ITS harus memaksimalkan betul untuk memberikan dampak terbesar bagi kemajuan bangsa di ulang tahun yang ke-100,” terangnya.

MWA bersama semua organ telah mengesahkan visi di mana tujuan tersebut akan menjadi pedoman tugas bagi rektor yang menjabat 2024-2029 nantinya. Diberlakukan program berkesinambungan setiap 5 tahun sekali.

“Jadi tugas rektor yang akan datang ini melanjutkan saja, sudah ada visinya, tinggal how to-nya yang lebih kita butuhkan,” jelas Nuh.

BACA JUGA: ITS dan Unair Tambah Belasan Guru Besar

Para kandidat akan melewati beberapa tahap lagi hingga mengerucut menjadi lima terpilih. Selanjutnya, mereka akan melewati fase paparan, fase usulan warga, pemilihan senat, dan seleksi terakhir oleh MWA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: