Tim Ad Hoc Olimpiade 2024 Dinilai Terlambat, Ini Penjelasan PBSI

Tim Ad Hoc Olimpiade 2024 Dinilai Terlambat, Ini Penjelasan PBSI

Armand Darmadji menjadi Manajer Tim Ad Hoc Olimpiade 2024-PBSI-

Dalam proses pembentukan dan pemilihan anggota-anggotanya, PBSI memerlukan waktu hampir dua bulan. Tim ad hoc ini berisi pengurus, legenda bulu tangkis, hingga pakar-pakar di bidang yang diperlukan.


TIM Ad Hoc Olimpiade 2024 dinilai terlambat, ini penjelasan PBSI. Foto: Tontowi Ahmad menjadi mentor tim ganda campuran.-Deri Destan-PP PBSI

Salah satu gebrakan dari tim ad hoc ini dengan menunjuk mentor-mentor bagi atlet dalam perjalanannya di Kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

Para mentor itu merupakan peraih emas Olimpiade yaitu Susy Susanti, Taufik Hidayat, Greysia Polii, Candra Wijaya, dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

BACA JUGA:Jadwal Badminton 2024: Tersisa 12 Turnamen Dalam Kualifikasi Olimpiade Paris

Mereka lantas bergabung dalam tim teknik yang juga berisi pelatih kepala, pelatih masing-masing sektor, hingga pelatih fisik. Mereka dipimpin oleh Direktur Teknik Christian Hadinata.

"Fokus pertama bagi kami itu anak-anak rankingnya harus lebih baik dulu dengan turnamen yang sedang dan akan dihadapi hingga April nanti," jelas Christian Hadinata. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: pbsi