Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Penyeberangan Jawa-Sumatera Akan Dibagi ke 3 Pelabuhan

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Penyeberangan Jawa-Sumatera Akan Dibagi ke 3 Pelabuhan

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengimbau masyarakat untuk pergi sebelum waktu puncak arus mudik demi menghindari kemacetan dan membagikan tips mudik aman dan nyaman Lebaran 2024.-dishub-

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Seiring memasuki masa mudik Lebaran 2024, Korlantas Polri bersama Kementrian Perhubungan dan Kementrian PUPR turut mengatur mobilitas angkutan barang dan orang di pelabuhan penyeberangan.

"Diprediksi pada sektor penyeberangan juga akan terjadi peningkatan volume kendaraan, maka dari itu diperlukan pengaturan,” ucap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, dikutip dari laman resmi Ditjen Hubdat pada 24 Maret 2024.

BACA JUGA:Pemerintah Kembali Terapkan One Way Pada Lebaran 2024, Simak Jadwal Lengkapnya

Skenario pengaturan lalu lintas penyeberangan laut ini diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB). Beberapa titik penyeberangan yang diatur untuk arus mudik dan balik Jawa-Sumatra adalah Pelabuhan Merak dan Bakauheni.

Arus mudik dimulai Rabu, 3 April 2024 pukul 00.00 WIB hingga Selasa, 9 April pukul 00.00 WIB. Titik penyeberangan di pulau Jawa akan dibagi ke 3  pelabuhan, yaitu Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara (Cilegon).


Pengaturan 3 pelabuhan yang akan melayani penyeberangan dari Jawa ke Sumatera pada masa Mudik 2024-Kemenhub-
Pembagian titik penyeberangan berdasar pada jenis dan golongan transportasi darat. Pelabuhan Ciwandan khusus untuk kendaraan roda 2, truk golongan VI.B dan VII. Pelabuhan BBJ Bojonegara untuk kendaraan berat golongan VIII dan IX, sedangkan untuk kendaraan roda 4, bus dan truk golongan V.B berada di Pelabuhan Merak.

BACA JUGA:Contraflow dan Ganjil Genap Berlaku Mulai Lebaran 2024, Cek Tanggal dan Titiknya!

Titik penyeberangan pulau Sumatra terbagi 2, yaitu Pelabuhan Bakauheni dan BBJ Muara Pilu. Rute penyeberangan dari Pelabuhan Merak dan Ciwandan akan diarahkan ke Bakauheni. Sedangkan muatan truk berat dari BBJ Bojonegara akan diarahkan ke BBJ Muara Pilu (Lampung).

Kapal operasi dari masing-masing titik penyeberangan turut dibagi. Sebanyak 56 unit feri akan disediakan untuk jalur Merak-Bakauheni, 10 unit feri untuk Ciwandan-Bakauheni, dan 5 unit untuk BBJ Bojonegara-BBJ Muara Pilu.

DIketahui penyeberangan Merak-Bakauheni akan menjadi titik terpadat sentrum pemudik dari Jawa dan Sumatra. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: direktorat jenderal perhubungan darat