Pertamina Pertebal Stok BBM dan LPG di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara

Pertamina Pertebal Stok BBM dan LPG di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara

Suasana para pengendara motor yang antre untuk mengisi BBM di SPBU 54.612.49 Mayjend Sungkono Sidoarjo, Selasa, 2 April 2024.-M Azizi Yofiansyah-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - PT Pertamina Patra Niaga terus berupaya untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat Indonesia akan BBM dan LPG menjelang Lebaran. Termasuk di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus).  

“Pertamina melakukan penebalan stok 5 sampai 15 persen untuk BBM dan LPG di seluruh Jatimbalinus,” ucap Region Manager Retail Sales PT Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Deny Sukendar. 

Penambahan stok dilakukan Pertamina selama 20 hari. Yakni mulai 31 Maret hingga 21 April 2024.

Langkah ini diambil Pertamina setelah melakukan proyeksi dan kalkulasi terhadap konsumsi BBM dan LPG masyarakat selama ramadan hingga arus mudik dan balik di Jatimbalinus. 

BACA JUGA:Hadapi Puncak Lebaran, Pertamina Siap Layani Masyarakat

Hasilnya, di sektor transportasi, ada kenaikan konsumsi BBM jenis gasoline (pertalite, pertamax, dan pertamax turbo) sebesar 11,8 persen dari rata-rata normal 18.225 kilo liter per hari.


Nuril, operator jalur khusus SPBU sedang mengisi BBM Pertalite kepada pengendara Handayani (depan) di SPBU 54.612.49 Mayjend Sungkono Sidoarjo, Selasa, 2 April 2024.-M Azizi Yofiansyah-

Sementara konsumsi BBM Gasoil (diesel) justru turun hingga 14,8 persen dari rata-rata konsumsi normal 8.087 kilo liter per hari.

“Di sektor domestik rumah tangga. Kenaikan konsumsi LPG diprediksi meningkat sebesar 5,3 persen dari konsumsi normal 5.920 metrik ton per hari," ungkap Denny.

Kenaikan itu terdiri dari LPG kilogram sebesar 5 persen dari konsumsi normal 5.745 metrik ton per hari, serta LPG Non Subsidi 12,6 persen dari konsumsi normal harian 175 metrik ton.

Selain penebalan stok BBM dan LPG. Pertamina juga membentuk satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI).

Mereka bertugas untuk memastikan persediaan dan distribusi BBM dan LPG di wilayah Jatimbalinus aman selama periode satgas. Yakni pada 25 Maret hingga 21 April 2024 mendatang.

"Satgas RAFI akan memonitor secara ekstra untuk menjamin distribusi, kesiapsiagaan seluruh lembaga penyalur baik BBM maupun LPG, serta keadaan khusus atau emergency lainnya yang dapat mengganggu kelancaran distribusi," ucapnya. 

BACA JUGA:Persiapan Hadapi Lebaran 2024 Matang, Pertamina Dipuji Komisi VI DPR RI

Sumber: