Mengenal Perbedaan Tradisi Pernikahan Tionghoa Sangjit dan Tingjing

Sangjit dan Tingjing, dua tradisi pernikahan Tionghoa dengan makna berbeda—lamaran resmi dan simbol keseriusan pernikahan.-kianphotomorphosis-Instagram
Seserahan yang diserahkan pada saat sangjit biasanya terdiri dari perhiasan emas, pakaian dan kain merah, makanan tradisional seperti manisan dan kue keranjang, dan angpao sebagai simbol dukungan finansial.
Barang-barang tersebut diberikan sebagai tanda penghormatan dan tanggung jawab dari pihak pria kepada keluarga mempelai wanita.
BACA JUGA:7 Seni dan Budaya Tionghoa yang Meriah Saat Imlek
Setelah seserahan diterima, sebagian dari barang-barang tersebut akan dikembalikan. Sebagai simbol bahwa pihak wanita juga menyetujui pernikahan tersebut.
Perbedaan Utama Sangjit dan Tingjing
Meskipun sama-sama menjadi bagian dari pernikahan adat Tionghoa, sangjit dan tingjing memiliki perbedaan yang cukup jelas, yaitu:
1. Waktu dan pelaksanaan.
2. Makna.
3. Tradisi utama.
BACA JUGA:7 Festival Besar Tionghoa Selain Imlek, Dari Cap Go Meh hingga Qi Xi
Sangjit dan tingjing adalah dua tradisi yang memiliki peran penting dalam pernikahan adat Tionghoa.
Tingjing menandai proses lamaran resmi dan diskusi keluarga mengenai pernikahan. Sementara sangjit merupakan bentuk simbolis dari keseriusan pihak pria dalam melangsungkan pernikahan.
Dengan memahami perbedaan antara keduanya, kita bisa lebih menghargai makna mendalam di balik tradisi pernikahan dalam budaya Tionghoa. (*)
*) Mahasiswa magang dari prodi Sastra Inggris, Universitas Negeri Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber