10 Etika Bertamu ke Rumah Keluarga atau Teman saat Lebaran

Etika bertamu ke rumah keluarga atau teman saat Lebaran. -- iStockphoto
Apabila ada bel rumah yang terapat di dekat pagar, maka pencet saja tombolnya. Jika tidak ada jawaban, maka coba hubungi terlebih dahulu tuan rumah lewat telepon. Tunggu terlebih dahulu di depan pintu sampai tuan rumah membukakan pintu dan mempersilahkan masuk.
4. Tidak Memandang Status dari Pemilik Tuan Rumah
Dalam berkunjung ke rumah orang, tidak perlu memandang status ekonomi dan sosial dari tuan rumah. Hormati dan hargai apa pun yang disuguhkan di rumah itu supaya tuan rumah merasa senang. Bertamu tujuannya hanya untuk menjalin hubungan baik dan mempererat silaturahmi.
5. Tidak Tergesa-gesa dan Tidak Pula Berlama-lama di Tempat
Tidak tergesa-gesa atau berlama-lama ketika bertamu ke rumah keluarga atau teman saat Lebaran. -- iStockphoto
Saat berkunjung, sebaiknya terapkan etika yang baik dengan tidak terburu-buru untuk pulang. Nikmati jamuan yang telah tersedia di meja dan ajak tuan rumah mengobrol. Kemudian, tidak boleh pula terlalu lama berkunjung ke rumah teman atau keluarga karena dapat mengganggu kegiatan si tuan rumah.
BACA JUGA:Halal Bihalal Tradisi Lebaran dengan Sejarah dan Maknanya
Apabila memungkinkan untuk menginap, maka harus seizin tuan rumah. Sebaiknya menginap di rumah orang adalah maksimal tiga hari. Kecuali, jika pemilik rumah mengizinkan untuk menginap lebih lama.
6. Tidak Berniat untuk Mendapat Makan Gratis
Niatkan berkunjung untuk menjalin komunikasi yang baik, tuan rumah memang memberikan jamuan. Tamu yang datang tidak boleh menolaknya, kecuali mempunyai alasan kesehatan atau masalah serius lainnya. Selain itu, tamu juga tidak boleh menghina makanan. Makan jamuan tersebut sampai habis.
7. Tunjukkan Etika Baik yang Bisa Menyenangkan Hati Tuan Rumah
Menunjukkan etika yang baik ketika bertamu ke rumah keluarga atau teman saat Lebaran. -- iStockphoto
Saat bertamu ke rumah keluarga atau saudara, maka tunjukkan etika baik yang bisa menyenangkan tuan rumah. Lakukan sesuatu yang dapat menyenangkan hati tuan rumah dan hindari memberikan komentar yang buruk tentang kondisi rumah.
8. Hindari Membicarakan Hal Buruk dan Fitnah
Lebaran adalah momen yang terbaik untuk saling bermaaf-maafan. Di hari yang suci, seseorang seharusnya tidak membicarakan aib keluarga, memberikan komentar negatif terhadap kehidupan orang lain, atau menyebarkan tuduhan yang tidak berdasar lainnya.
BACA JUGA: 7 Profesi yang Semakin Sibuk saat Lebaran
BACA JUGA: 5 Film Indonesia yang Tayang saat Libur Lebaran, Ada Jumbo Hingga Norma yang Kasusnya Viral
Saat Lebaran, gunakan waktu berkunjung ke rumah atau saudara dengan kegiatan yang baik dan menyenangkan. Kemudian, ada etika tersendiri antara perempuan dan laki-laki saat bertamu.
Seorang pria tidak bisa bertamu sendirian ketika yang tinggal di rumah adalah perempuan seorang diri untuk menghindari fitnah. Kecuali, jika ada anggota keluarga lain yang ada di rumah atau pria tersebut membawa istri dan keluarganya.
9. Tidak Berniat Memamerkan Sesuatu kepada Tuan Rumah
Tidak berniat memamerkan sesuatu ketika bertamu ke rumah keluarga atau teman saat Lebaran, seperti pamer uang atau perhiasan. --iStockphoto
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber