Tiongkok Gelar Latihan Militer Besar Dekat Taiwan, AS Kecam Sebagai Taktik Intimidasi

Sebuah jet tempur Mirage 2000 milik Angkatan Udara Taiwan lepas landas dari Pangkalan Udara Hsinchu di Hsinchu pada tanggal 2 April 2025. Militer Tiongkok mengumumkan latihan baru pada tanggal 2 April, di perairan sensitif dekat Taiwan, dalam latihan hari-I-HWA CHENG / AFP-AFP Forum
Taipei merespons dengan mengerahkan pasukan udara dan maritimnya dalam “Latihan Respon Cepat” untuk menghadapi potensi ancaman dari Beijing.
Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan bahwa pada Selasa 1 April 2025, Tiongkok mengerahkan 21 kapal perang di sekitar pulau itu, termasuk kelompok kapal induk Shandong, serta mengirimkan 71 pesawat dan empat kapal penjaga pantai.
BACA JUGA:Tiongkok Kumpulkan Petinggi-Petinggi Perusahaan Mutakhir
Ini merupakan jumlah kapal perang terbanyak yang terdeteksi dalam satu hari dalam hampir setahun terakhir, serta jumlah pesawat terbanyak sejak Oktober 2024.
Para pemimpin Tiongkok dengan tegas menentang dukungan AS terhadap Taiwan dan menyebut Presiden Lai sebagai seorang “separatis”. Latihan militer ini dianggap sebagai sinyal peringatan bagi Taipei dan Washington bahwa Beijing tidak akan mundur dari klaimnya atas Taiwan.
Ketegangan di Selat Taiwan terus meningkat, dengan banyak pihak khawatir bahwa eskalasi ini dapat berdampak pada stabilitas keamanan regional serta jalur perdagangan global.(*)
*)Mahasiswa magang dari Universitas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: