Angka Kecelakaan Mudik 2025 Turun 31 Persen, Korban Meninggal Masih 200-an Orang

Angka Kecelakaan Mudik 2025 Turun 31 Persen, Korban Meninggal Masih 200-an Orang

Keluarga pemudik melintas dengan sepeda motor di Jalan Raya Waru, Sidoarjo. Korlantas Polri mencatatkan penurunan angka kecelakaan pada mudik 2025 sebesar 31 persen-Boy Slamet/Harian Disway-

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengumumkan bahwa angka kecelakaan pada arus mudik lebaran 1446 H/2025 M menurun sebanyak 31 persen. Hal ini berdasarkan dari data Korlantas Polri dari tanggal 23 Mei hingga 2 April 2025. 

Turunnya angka kecelakaan lalu lintas (lalin) tersebut juga dibarengi dengan menurunnya jumlah korban meninggal selama arus mudik Lebaran 2025.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho mengatakan keberhasilan Operasi Ketupat 2025 terlihat dari data kecelakaan yang turun signifikan. Sejak operasi dimulai pada 23 Maret hingga 2 April 2025, jumlah kecelakaan turun dari 2.152 kasus menjadi 1.477 kasus, atau turun sebesar 31,37%.

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama mudik juga berkurang drastis. Dari 324 korban pada tahun lalu (2024) menjadi 223 korban pada 2025. Angka ini menurun turun 32%. Kakorlantas menegaskan komitmennya untuk mengamankan arus balik Lebaran 2025. Sejumlah strategi seperti pengalihan arus, sistem one way, dan contraflow, telah disiapkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

BACA JUGA:Kemendagri Ingatkan ASN: Jangan Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik, Ada Sanksi Menanti

BACA JUGA:Antisipasi Kepadatan Arus Balik, Sebagian Kendaraan menuju Jakarta akan Dialihkan Ke Jalan Tol Japek II Selatan

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memberikan apresiasi tinggi kepada Polri atas penurunan signifikan kecelakaan lalin ini. Terutama Korps Lalu Lintas (Korlantas). 

"Alhamdulillah, kami mencatat penurunan signifikan dalam jumlah kecelakaan dan korban meninggal dunia selama periode arus mudik tahun ini. Ini hasil kerja keras bersama antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait," kata Menhub Dudy di sela inspeksi di jalan tol Jakarta-Cikampek, Rabu, 4 April 2025. 


Kepadatan lalu lintas di pintu keluar Terminal Purabaya pada masa mudik lebaran 2025.-Alfi Kirom-

Dudy menegaskan, pencapaian ini merupakan hasil sinergi yang baik dan kuat antara berbagai pihak terkait. Baik Korlantas, pemerintah daerah, lintas-kementerian, dan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat.

Dudy menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran. Baik di jalur darat, laut, maupun udara.

BACA JUGA:Arus Balik 2025, Kendaraan Arah Jakarta Akan Dialihkan ke Cisumdawu, Padaleunyi, dan Cipularang

Dudy menyatakan hal ini juga berkat kesadaran masyarakat yang tinggi dalam penggunaan sabuk pengaman dan helm, mematuhi aturan lalu lintas, memilih hari mudik yang fleksibel, mengecek kendaraan, hingga memanfaatkan transportasi umum. 

Dudy mengajak masyarakat untuk terus menjaga keselamatan dalam berlalu lintas, tidak hanya selama periode arus mudik dan balik Lebaran, tetapi juga di setiap perjalanan sehari-hari. "Keamanan dan keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita terus jaga keselamatan kita dan orang lain di jalan raya dengan selalu mematuhi aturan dan menjaga kewaspadaan. Mari kita saling respek," kata Menhub.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: