Angka Laka Operasi Ketupat 2025 Jatim Turun 34 Persen

Dirlantas Kombes Pol Komarudin ungkap data penurunan angka laka pada H+3 Idulfitri hingga 34 persen--
HARIAN DISWAY - Operasi ketupat 2025 yang digelar Polda Jatim mengalami penurunan angka kecelakaan (Laka) beserta fatalitas korban tewas di Jawa Timur selama sebelas hari pelaksanaan operasi ketupat dibanding pada tahun 2024.
Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Kamarudin mengungkap data H+3 Idulfitri 2025 per hari Kamis, 3 April 2025, tercatat jumlah angka kecelakaan 350 kasus. Sedangkan pada tahun 2024 tercatat 527 kasus saat pelaksanaan operasi ketupat berlangsung.
"Sejauh ini secara hitungan ada penurunan sekitar 34 persen dengan selisih 117 kasis," ujar Komarudin.
Pelaksanaan operasi ketupat masih berlangsung hingga Senin, 8 April 2025.
Operasi ketupat ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama mudik lebaran. Dengan adanya angka penurunan, upaya pengawasan ketat oleh pihak kepolisian di jalur mudik dan pengaturan lalu lintas memberikan dampak positif pada keselamatan pengendara.
BACA JUGA:Korlantas Polri Catat Terjadi Penurunan Angka Kecelakaan pada Operasi Ketupat 2025
Komarudin berharap situasi disebelas hari hingga saat puncak arus balik yang diprediksi berlangsung mulai Sabtu, 5 April 2025 hingga Senin, 7 April 2025 tetap terjaga.
"Kami berharap, operasi masih berlangsung 5-6 hari lagi, situasi ini bisa terjaga dengan penggelaran kekuatan seluruh wilayah sekitar 15 ribu orang personel lebih kami terjunkan," kata Komarudin.
Pernyataan tersebut menunjukkan kesigapan pihak Polda Jatim dalam menjaga kelancaran dan keselamatan pengendara arus mudik di seluruh Jawa Timur. Pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk memaksimalkan pengamanan dititik-titik rawan kecelakaan.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan. Ia juga akan memberikan pembaruan kondisi lalu lintas secara real-time selama 24 jam melalui berbagai platform media sosial dan kerja sama dengan media mainstream.
"Kami akan memberikan informasi terbaru setiap jam melalui media sosial. Harapannya masyarakat tidak terjebak dititik kepadatan dan memilih jalur alternatif lain," ujarnya.
BACA JUGA:Operasi Ketupat Semeru 2024, Polda Jatim Tekan Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas
BACA JUGA:Kapolda Jatim Luncurkan Mobil Shuttle Semeru Untuk Pelayanan Publik
Dengan langkah-langkah yang dilakukan. Polda Jatim berharap dapat menciptakan suasana mudik lebih aman dan lancar. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: