Pelantikan Dekopinwil Jatim, Khofifah Tekankan Koperasi Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Gubernur Khofifah bersama Ketua Dekopinwil Jatim Slamet Sutanto -Humas Pemprov Jatim-
SURABAYA, HARIAN DISWAY – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kembali peran strategis koperasi sebagai penguat ekosistem ekonomi kerakyatan di daerah.
Penegasan itu disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur masa bakti 2025–2030 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu, 15 Maret 2026.
Pada kesempatan itu, sejumlah 56 pengurus resmi dilantik sebagai jajaran pengurus Dekopinwil Jawa Timur periode 2025–2030. Kepengurusan tersebut dipimpin oleh Slamet Sutanto sebagai Ketua Dekopinwil Jatim.
Khofifah menegaskan koperasi memiliki akar sejarah dan ideologis yang kuat dalam membangun perekonomian masyarakat. Karena itu, koperasi harus dipandang sebagai gerakan ekonomi berbasis kebersamaan yang mampu memperkuat ekonomi masyarakat dari bawah.
BACA JUGA:Gubernur Khofifah Berangkatkan Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Pelantikan pengurus Dekopinwil Jatim periode 2025 - 2030-Humas Pemprov Jatim-
Dengan konsep tersebut, koperasi dinilai memiliki posisi penting dalam memperkuat sistem ekonomi kerakyatan di daerah.
“Karena itu koperasi harus dibangun sebagai gerakan ekonomi berbasis kebersamaan yang mampu memperkuat ekonomi masyarakat dari bawah,” ujar Khofifah.
Dia mengingatkan perkembangan koperasi modern tidak dapat dilepaskan dari sejarah berdirinya koperasi pertama di Rochdale pada 1844. Peristiwa tersebut menjadi tonggak penting lahirnya gerakan koperasi dunia.
Khofifah mengaku pernah mengunjungi kota tersebut dan melihat langsung sejarah kelahiran koperasi modern. Menurutnyi, koperasi lahir sebagai respons terhadap dampak sosial yang muncul akibat Revolusi Industri.
BACA JUGA:Gubernur Khofifah Kendalikan Inflasi Melalui Pasar Murah Sembako Harga Subsidi
Pada masa itu, berbagai pemikiran ekonomi berkembang sebagai respons terhadap perubahan sosial. Termasuk gagasan yang dituangkan oleh Karl Marx dalam karyanya yang terkenal, Das Kapital.
Di sisi lain, Inggris mengembangkan sistem koperasi sebagai model ekonomi yang menekankan solidaritas sosial.
Khofifah menambahkan, di berbagai negara Eropa koperasi tetap diberi ruang berkembang berdampingan dengan korporasi besar.
Bahkan di pusat-pusat perbelanjaan modern masih tersedia ruang khusus bagi koperasi untuk memasarkan produknya.
Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu memisalkan sejumlah koperasi di dunia yang mampu berkembang menjadi institusi ekonomi besar dan mengelola sektor strategis.
BACA JUGA:Pasar Murah Madiun, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil
BACA JUGA:Nelayan Kini Bisa Pinjam Modal dengan Bunga Rendah Lewat Koperasi Merah Putih
Mulai dari energi, perikanan hingga layanan keuangan. Salah satu contoh yang disampaikan adalah Rabobank di Belanda yang awalnya merupakan koperasi petani dan kini berkembang menjadi lembaga keuangan besar di dunia.
“Ini menunjukkan bahwa koperasi bisa menjadi institusi ekonomi yang sangat besar dan kuat,” katanyi.
Di Jawa Timur sendiri, Khofifah menyebut terdapat model koperasi menarik di Kabupaten Bojonegoro. Yakni koperasi yang mampu mengembangkan usaha hingga memiliki korporasi sendiri.
Menurutnyi, model tersebut dapat menjadi referensi dalam memperkuat pengembangan koperasi di daerah.
Lebih lanjut Khofifah menyampaikan bahwa penguatan koperasi juga menjadi perhatian serius pemerintah pusat.
BACA JUGA:Bupati Sidoarjo Instruksikan Percepatan Pendirian Koperasi Desa Merah Putih
Hal itu tercermin dari kebijakan pemisahan kementerian yang menangani koperasi dan UMKM agar koperasi dapat berkembang lebih fokus sebagai pilar ekonomi nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengungkapkan bahwa Jawa Timur telah mencapai target pembentukan 8.494 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa pada tahun lalu.
Dia berharap koperasi desa tersebut semakin aktif menjalankan kegiatan ekonomi, terutama menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap 12 Juli.
BACA JUGA:Koperasi Merah Putih Semolowaru Bantu Warga Dapat Sembako dengan Harga Miring
Hingga 15 Maret 2026, tercatat sebanyak 997 koperasi desa telah beroperasi dan mulai menjalankan aktivitas ekonomi di tingkat desa.
Ketua Harian Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Priskhianto mengapresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas dukungan terhadap gerakan koperasi. Ia juga secara khusus mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Khofifah yang dinilai konsisten mendorong penguatan koperasi di daerah.
“Hari ini kita resmi melantik pengurus Dekopinwil Jawa Timur dan kita harus bekerja bersama-sama agar gerakan koperasi semakin maju serta mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat,” ujarnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: