Kepala Teknisi Red Bull Racing F1 Christian Horner Dipecat, Akhir Era Sang Banteng?

Christian Horner resmi dicepat Red Bull Racing F1 Team pada Rabu, 9 Juli 2025-Reuters-
HARIAN DISWAY - Kabar mengejutkan datang dari markas Red Bull Racing yang mengguncang dunia Formula 1 (F1). Christian Horner, yang telah menjabat sebagai Ketua Tim Principal selama dua dekade, resmi dipecat, Rabu, 9 Juli 2025.
Kabar itu menandai sebuah titik balik yang signifikan bagi tim yang pernah mendominasi balapan dunia. Apakah kita sedang menyaksikan akhir dari era kejayaan Red Bull Racing?
Musim ini, Red Bull Racing tidak menunjukkan performa yang mengesankan. Ketidakmampuan mereka untuk bersaing dengan tim lain, terutama McLaren yang tampil sangat dominan.
Hal tersebut menjadi pertanda bahwa ada yang tidak beres di dalam tim. Seandainya bukan karena keandalan Max Verstappen, mungkin Red Bull akan lebih terpuruk dalam klasemen.
Tanda-tanda hilangnya kekuatan Red Bull sebenarnya sudah mulai terlihat sejak tahun lalu. Munculnya isu mengenai Adrian Newey, sang arsitek mobil, yang dikabarkan bakal mundur, membuat banyak penggemar khawatir.
Isu tersebut akhirnya terkonfirmasi ketika Newey diumumkan akan meninggalkan tim di awal tahun 2025. Perginya Newey merupakan salah satu sinyal bahwa ada masalah yang lebih besar di dalam tim.
BACA JUGA:5 Fakta Menarik F1 The Movie, Brad Pitt Syuting Tanpa Stuntman di Mobil F2 Sungguhan
BACA JUGA:Sinopsis F1 The Movie: Brad Pitt Jadi Pembalap Legendaris F1, Tayang di Bioskop Mulai 25 Juni
Skandal dan Ketegangan Red Bull Racing F1
Mobil Max Verstappen (tim Oracle Red Bull F1), saat melintasi sudut ikonik sirkuit Baku City di musim 2023 lalu--Twitter Oracle Red Bull Racing @redbullracing
Keluarnya Horner juga tidak lepas dari rumor skandal yang melibatkan dirinya dengan salah satu pegawai wanita di tim.
Meskipun masalah itu berhasil diselesaikan, dampaknya cukup besar. Ketegangan di dalam tim semakin terasa, terutama setelah kritik pedas dari Jos Verstappen, ayah Max, yang turut mengganggu fokus tim.
Belum lama ini, spekulasi mengenai kepindahan Max Verstappen ke Mercedes semakin menguat. Horner bahkan mengaku sudah menyiapkan rencana untuk merekrut Oscar Piastri dari McLaren jika Verstappen benar-benar pergi.
Hal itu menunjukkan betapa seriusnya situasi yang dihadapi tim.
BACA JUGA:Alpine F1 Krisis? Kepala Tim Cabut, Performa Doohan Dievaluasi, Colapinto Diberi Kesempatan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: