Bagnaia Siap Hentikan Marc Marquez di Barcelona! Sudah Kuasai Ducati Desmosedici GP25

Bagnaia Siap Hentikan Marc Marquez di Barcelona! Sudah Kuasai Ducati Desmosedici GP25

Dari depan: Pecco Bagnaia (63) yang ditempel ketat oleh Pedro Acosta (37), saat sesi Sprint Race MotoGP Hungaria 2025--Twitter Ducati Corse @ducaticorse

HARIAN DISWAY - Pecco Bagnaia akhirnya menemukan kembali feeling bagian depan motornya, setelah sekian lama kesulitan dengan Ducati Desmosedici GP25.

Meski baru finis di posisi kesembilan di GP-Hungaria 2025 akibat Long Lap Penalty, pembalap Italia itu optimistis menghadapi seri berikutnya di Barcelona, ​​yakin perubahan setup radikal yang dilakukan tim Ducati telah mengembalikan kontrol dan kenyamanan pengereman yang selama ini hilang.

Perbedaan antara Ducati Desmosedici GP25 dengan GP24 membuat juara dunia MotoGP dua kali berturut-turut, Pecco Bagnaia, kesulitan merasakan feeling bagian depan (front-end) motornya.

Teknisi di garasi Bagnaia sempat memperbesar diameter cakram Brembo di GP Amerika Serikat. Namun, di seri berikutnya hingga sekarang, mereka kembali menggunakan diameter cakram standar untuk GP25.

Hilangnya feeling terhadap front-end membuat Pecco kehilangan keunggulannya: pengereman kuat dan entry corner yang tajam serta cepat yang selama ini jadi keunggulannya.

BACA JUGA:Marc Marquez Menang Lagi! Kemenangan Ketujuh Beruntun Tercipta di GP Hungaria 2025

BACA JUGA:MotoGP Hungaria 2025: Marc Marquez Juara Sprint Race, Kemenangan ke-13 dari 14 Seri

Penyebab hilangnya kontrol bagian depan, bisa karena geometri atau distribusi bobot motor, sasis, setup suspensi, atau sistem pengereman.

Di balapan utama 26 lap GP-Hungaria 2025, Bagnaia mengaku menemukan titik terang setelah sekian lama kesulitan. “Seperti melihat setitik cahaya cerah di ujung terowongan kegelapan,” katanya.

Karena belum menemukan feeling yang dibutuhkan untuk pengereman ekstrem, Ducati melakukan berbagai perubahan setup radikal sepanjang akhir pekan. Upaya ini tampaknya membuahkan hasil yang positif.

"Kami melakukan perubahan setup motor Pecco saat pemanasan Minggu pagi, lalu melakukan sedikit penyesuaian lagi. Balapannya bagus, sayangnya ia terkena Long Lap Penalty di awal. Setelah ini, kami akan berbicara lebih lanjut dengan Pecco," ujar Luigi Dall'Igna, Manajer Ducati Corse.

Meski Bagnaia finis di posisi kesembilan, posisi ini diraih setelah menjalani Long Lap Penalty setelah melewati lintasan. Ia juga sempat melakukan pengereman ekstrem di akhir balapan, yang membuatnya tertinggal dari pembalap wildcard KTM, Pol Espargaro.

BACA JUGA:Demi Adik, Marc Marquez Tak Ingin Kunci Gelar Juara Dunia di GP Misano

BACA JUGA:MotoGP Hungaria 2025: Marc Marquez Sebut Balaton Park Sirkuit Tersulit Musim Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: