Pelatih Baru Persebaya, Bernardo Tavares, Butuh Dukungan Loyal Bonek

Pelatih Baru Persebaya, Bernardo Tavares, Butuh Dukungan Loyal Bonek

Diskusi antara Bernardo Tavares (kanan) dan Shin Sang-gyu (kiri) saat sesi latihan sore Persebaya di Lapangan C Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa, 6 Januari 2026-Instagram @officialpersebaya -

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Pelatih baru Persebaya, Bernardo Tavares, meminta Bonek dan Bonita memberikan dukungan penuh kepada Bajol Ijo (sebutan Persebaya) agar para pemain bisa tampil tanpa tekanan.

Pelatih berusia 45 tahun itu menyampaikan pesan kepada Bonek saat sesi latihan pertamanya bersama di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa sore, 6 Januari 2026.

Coach Tavares menilai dukungan Bonek sangat menentukan mental pemain. Terutama pemain muda, dalam mengambil risiko di lapangan.

Ia menegaskan atmosfer di stadion harus membantu pemain berkembang, bukan justru membuat mereka gugup ketika melakukan kesalahan.

Permintaan itu Tavares sampaikan menjelang laga Persebaya kontra Malut United di GBT, Sabtu, 10 Januari 2026. Ia mengingatkan bahwa membangun tim membutuhkan keterlibatan suporter, khususnya saat tim menghadapi situasi sulit.

BACA JUGA:Latihan Perdana Bernardo Tavares di Persebaya, Mau Pahami Karakter Tiap Pemain

BACA JUGA:Pelatih Baru Persebaya, Bernardo Tavares, Tiba di Surabaya, Babak Baru Bajol Ijo Dimulai!


Latihan perdana Bernardo Tavares di Persebaya terjadi pada Selasa, 6 Januari 2026 di Lapangan C Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.-Instagram @officialpersebaya -

Pedang Bermata Dua: Bonek dan Bonita

Coach Tavares menyebut Persebaya sebagai klub besar dengan basis suporter yang juga sangat besar. Menurut mantan pelatih PSM Makassar itu besarnya dukungan tersebut dapat menjadi kekuatan, tetapi juga bisa berdampak sebaliknya.

"Persebaya adalah klub besar. Ini adalah tim dengan suporter yang sangat besar. Dan suporter besar bisa membuat hal baik atau hal buruk," kata pelatih asal Portugal itu.

Ia juga menyinggung pengalamannya saat menukangi PSM Makassar. "Saya ketika menjadi pelatih PSM Makassar, saya suka bermain di sini. Suasananya fantastis Saat satu pemain Persebaya membuat umpan buruk atau kesalahan," sambungnya. 

Ia merasakan pemain itu langsung menjadi gugup karena suporter Persebaya dengan cepat bereaksi ketika gagal memanfaatkan peluang.

BACA JUGA:Persebaya Akan Kedatangan 2 Pemain Baru, Ada Eks Timnas Brasil U-20

BACA JUGA:Madura United vs Persebaya 0-1, Bajol Ijo ke Lima Besar!

Persebaya Butuh Bonek dan Bonita di Segala Situasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: