Wajah Baru Newfoundland dan Labrador, Infrastruktur Raksasa Buka Akses Esberg

WISATA GUNUNG ES di Iceberg Alley sebagai cara untuk menarik pengunjung dan menciptakan lapangan kerja lokal.-Getty Images-BBC
Iceberg Alley, jalur laut antara Labrador selatan dan Newfoundland timur, sejak lama dikenal dengan bongkahan es raksasa yang hanyut dari Greenland dan Kutub Utara.
Dulu, esberg dianggap momok mematikan bagi pelayaran. Bahkan tercatat lebih dari 600 insiden tabrakan kapal dengan esberg selama dua abad terakhir. Termasuk tragedi Titanic.
BACA JUGA:Menjelajahi Pulau Man dengan Kereta Gunung Klasik, Hidupkan Romantika Masa Lalu
Namun, kini perspektif tersebut telah berubah. Bongkahan es purba itu justru menjadi magnet wisata. Kota Twillingate, misalnya, sukses bertransformasi setelah runtuhnya industri perikanan cod pada 1990-an.
Warga mengembangkan wisata esberg, jalur hiking, hingga bisnis kreatif. Seperti Great Auk Winery yang memproduksi anggur berbahan air esberg berusia ribuan tahun.
“Mereka memberi alasan bagi orang untuk pulang,” kata seorang pegawai Great Auk Winery saat melayani wisatawan.
TELUK MERAH adalah rumah bagi stasiun perburuan paus Basque abad ke-16 yang merupakan Situs Sejarah Nasional Kanada dan Situs Warisan Dunia UNESCO.-Diane Selkirk-BBC
BACA JUGA:Solo Safari, Magnet Pariwisata yang Menyajikan Pengalaman Wisata All In One
Produk unik seperti bakeapple iceberg wine menjadi simbol bagaimana tradisi maritim dihidupkan kembali dengan cara baru.
Trans-Labrador Highway juga memicu lahirnya usaha-usaha baru di komunitas adat. Barbara Young dari Newfoundland and Labrador Indigenous Tourism Association menjelaskan, pengusaha lokal memadukan tradisi dengan pariwisata modern.
Mulai dari tur pendakian bersama Kaumanik Adventure Tours di Port Hope Simpson hingga karya seni Inuit di Caribou Place, Mary’s Harbour.
BACA JUGA:7 Manfaat dan 7 Tip Solo Traveling yang Aman dan Menyenangkan.
Pariwisata yang berfokus pada budaya dan alam diyakini bisa menjadi tumpuan ekonomi baru. Wisatawan tidak hanya menikmati lanskap liar yang spektakuler. Tetapi juga mendapat kesempatan berinteraksi dengan tradisi yang telah bertahan ribuan tahun.
Bagi wisatawan yang memburu esberg, jalan raya baru itu menjadi berkah. Meski secara geografis jarak esberg bisa sangat dekat lewat laut, akses darat sering kali berputar ratusan kilometer.
RATUSAN GUNUNG ES hanyut melewati Iceberg Alley setiap tahunnya, dengan bulan Mei dan Juni menjadi waktu terbaik untuk melihatnya.-Getty Images-BBC
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: bbc.com