Coding untuk Anak Usia Dini, Aktivitas Fisik dan Mainan Digital yang Seru

Coding untuk Anak Usia Dini, Aktivitas Fisik dan Mainan Digital yang Seru

Ilustrasi Programmer Cilik-AleksandarNakic-iStock

BACA JUGA:Unitomo Latih 250 Guru PAUD Coding Dasar, Bekali Anak Hadapi Era Digital

Aktivitas Fisik: Belajar Coding Tanpa Komputer

Anda bisa memanfaatkan mainan sederhana di rumah untuk menanamkan konsep coding, seperti:

1. Menara Hanoi Versi Anak


Mainan menara hanoi melatih logita urutan pada anak.-Freepik-

Anda bisa menggunakan tiga batang dan beberapa lingkaran kayu atau piring plastik. Tantang anak memindahkan semua lingkaran sesuai aturan tertentu untuk melatih logika urutan.

2. Menyusun Balok atau Lego

BACA JUGA:Dari Labubu hingga LEGO: Tren Investasi Lewat Collectible Toys

Minta anak menyusun balok berdasarkan ukuran atau warna. Itu mengajarkan “algoritma” sederhana.

3. Kartu Urutan Cerita


Ilustrasi kartu aktivitas bergambar untuk melatih cara berpikir runtut pada anak.-Freepik-

Gunakan kartu bergambar aktivitas harian (bangun tidur, sarapan, sekolah) untuk melatih cara berpikir runtut.

4. Labirin di Lantai

Anda dapat membangun labirin sederhana di lantai rumah dari pita untuk melatih anak mengikuti instruksi sederhana: “maju dua langkah, belok kanan.”

BACA JUGA:Festival Anak Indonesia Hebat Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Surabaya

Dunia Digital: Saat Mainan Bertemu Teknologi

Selain permainan fisik, berbagai media digital ramah anak juga bisa membantu memperkenalkan konsep coding:

1. ScratchJr: Permainan menyusun blok visual untuk menggerakkan karakter atau membuat cerita interaktif.

2. LightBot: Game logika yang mengajarkan instruksi langkah demi langkah.

3. CodeSpark Academy: Mengajarkan coding lewat animasi interaktif tanpa teks, cocok untuk anak pra-sekolah.

BACA JUGA:Jago Coding Kayak Xaviera Clash of Champions? Bisa Banget!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: