Aktor Gary Iskak Tewas Karena Kecelakaan, Tinggalkan Jejak Karier Lebih dari 20 Tahun

Aktor Gary Iskak Tewas Karena Kecelakaan, Tinggalkan Jejak Karier Lebih dari 20 Tahun

Aktor Gary Iskak meninggal, tinggalkan jejak panjang dalam dunia perfilman Indonesia. --liputan6.com

Karier Gary menanjak pada awal 2000-an. Yakni lewat film-film layar lebar seperti 30 Hari Mencari Cinta (2004), Jatuh Cinta Lagi (2007), D'Bijis (2007), dan Merah Itu Cinta (2007).


Profil Aktor Gary Iskak yang Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun- @iskak_gary-Instagram

Selama lebih dari 20 tahun berkarya, ia tampil di lebih dari 35 film layar lebar dan puluhan judul sinetron. Termasuk Opera SMU (2001) dan Kun Anta 2 (2019).

Gary juga sempat meraih Indonesian Movie Actors Award untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik berkat perannya dalam D'Bijis.

Di balik kesuksesannya, perjalanan hidup Gary tidak lepas dari berbagai tantangan. Pada 21 September 2007, ia terseret kasus narkoba dan sempat menghilang dari sorotan publik. Namun, ia memilih memperbaiki diri dan memperdalam nilai spiritual.

BACA JUGA:Mpok Alpa Meninggal Dunia, Optimisme dan Kerja Kerasnya jadi Teladan

BACA JUGA:Paul Mario Day, Vokalis Pertama Iron Maiden, Meninggal Dunia di Usia 69 Tahun

Gary kemudian memutuskan hijrah, membangun kehidupan baru bersama istrinya, Rischa Iskak, dan dikaruniai dua anak, Muhammad Adilla Rafisya dan Taqya Zahra Mikaela Iskak.

Pada tahun 2022, Gary kembali menjadi sorotan akibat dugaan keterlibatan pesta narkoba di Bandung, yang dibenarkan oleh Polda Jabar.

Filmografi Gary juga mencerminkan keberagaman peran yang dijalani, mulai dari drama romantis, horor, hingga komedi absurd. Beberapa film terakhir yang dibintanginya antara lain Cinta Tak Seindah Drama Korea (2024), Sarung untuk Bapak (2025), dan Maju Serem, Mundur Horor (2025).

Dunia hiburan Indonesia kehilangan salah satu talenta terbaiknya. Kepergian Gary Iskak meninggalkan duka. Namun warisan karyanya tetap hidup dan akan terus dikenang oleh penggemar serta rekan sejawat. Rest in peace, Gary Iskak. (*)

*) Mahasiswa Magang dari Prodi Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: