Harian Disway di China International Press Communication Center (CIPCC) (105): Resmi Jadi Alumni

Harian Disway di China International Press Communication Center (CIPCC) (105): Resmi Jadi Alumni

PROFESOR YAN YAN memberikan sambutan saat wisuda di kampus Renmin UUniversity of China, Kamis, 4 Desember 2025.-Doan Widhiandono-

 

Kuliah-kuliah tersebut diselaraskan dengan kegiatan atau peliputan yang kami jalani selama empat bulan. Misalnya, materi tentang sejarah dan sistem politik Tiongkok pada awal September 2025. Itu ketika menjelang dan sesudah kami meliput parade militer kemenangan Tiongkok melawan Jepang.

 

Atau materi tentang pengentasan kemiskinan, kebijakan pendidikan, dan pertumbuhan digital di pedesaan. Itu setelah kami mengunjungi desa-desa suku minoritas di Provinsi Sichuan dan Yunnan.

 

’’Dengan rampungnya studi ini, Anda boleh disebut sebagai China expert,’’ ucap Prof Yan Yan. Tentu, sebutan itu bisa jadi terlalu tinggi. Sebab, empat bulan menjelajahi beberapa tempat di Tiongkok tentu tidak cukup. Pasti pengetahuan kami soal Tiongkok masih kalah jauh dengan mereka yang melakukan studi khusus tentang Tiongkok. Atau mereka yang sering ke Tiongkok dan mendalami kehidupan Negeri Panda tersebut.


PEMBERIAN SERTIFIKAT kepada peserta oleh Profesor Yan Yan (kanan) dan staf Kemenlu Tiongkok (kiri), Kamis, 4 Desember 2025.-Dokumen Pribadi-

 

’’Sebagai jurnalis, Anda tentu punya banyak cerita yang bisa dibagikan kepada pembaca Anda di seluruh dunia,’’ kata profesor tersebut. Nah, ini betul. Dan tantangan untuk bisa menjadi pencerita itu sudah disampaikan kepada kami di awal program. Bahwa kami memang diundang agar bisa bercerita tentang Tiongkok dari segala sisi.

 

Sebagai ’’keluarga baru’’ kampus itu, kami juga diminta tetap terhubung dengan RUC. Tetap saling kontak. Tetap saling menyapa. ’’Kami pun juga bisa mengundang Anda untuk kembali hadir di kampus ini. Untuk saling bertukar pengalaman lagi kepada mahasiswa kami. Mungkin dalam format kunjungan yang lebih singkat,’’ kata Prof Yan Yan.

 

Dalam wisuda itu, kami juga maju ke panggung untuk menerima sertifikat kelulusan. Bisa dibilang: ijazah.

 

Kami dipanggil secara berkelompok. Lalu menerima sertifikat itu dari Prof Yan Yan dan Lu Ning (Direktur Departemen Pers, Komunikasi, dan Diplomasi Publik Kemenlu).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: