Pasarkan Produk UMKM Lokal di Garage Sale Mumpung Libur Nataru
SEPATU buatan pelaku UMKM Surabaya menyemarakkan Garage Sale di Kokoon Hotel Suarabaya yang berlangsung sampai Minggu, 28 Desember 2025.-Boy Slamet-Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Pelaku usaha harus jeli memanfaatkan peluang. Meningkatnya jumlah tamu hotel dan tingginya kunjungan wisatawan ke Surabaya saat libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) kali ini tak disia-siakan oleh Kokoon Hotel.
Hotel yang terletak di kawasan Kota Tua itu menggelar Garage Sale. Menggandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Surabaya, event berlangsung tiga hari mulai Jumat, 26 Desember 2025.
Lobi hotel disulap menjadi etalase produk UMKM lokal. Bahkan, displainya sampai ke lantai 2. Produknya beragam, mulai dari batik, pernik-pernik, aksesoris, dan kerajinan tangan.
Assistant Marcomm Manager Kokoon Hotel, Tegar Kanugran, mengatakan bahwa Garage Sale tersebut merupakan wujud nyata dukungan pihak hotel terhadap UMKM.
BACA JUGA:Pameran UMKM Buka Lebar Peluang Warga Kalingga Kembangkan Usaha
BACA JUGA:Indonesia Marketing Association Ajak UMKM Berdaya, Salah Satunya Sukses dengan Usaha Hidroponik
"Kami mengajak para pelaku UMKM ini untuk bikin semacam bazar lah. Jadi, kami fasilitasi mereka dengan area untuk memamerkan produk," papar Tegar kepada Harian Disway.
Total, ada 9 pelaku UMKM asal Surabaya dan sekitarnya yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka adalah Ruts, Kreasi Nila, ANDCraft, Anita Batik, Decak, Karita, Kayra Craft, Sandalku, dan Tj Ecoprint.
Tegar menegaskan bahwa Kokoon Hotel tidak mengambil keuntungan apa pun dari kegiatan tersebut. Sepenuhnya keuntungan hasil penjualan diterima bersih oleh pelaku UMKM tanpa potongan.
“Acara ini memang kami berikan sepenuhnya gratis ke teman-teman UMKM, jadi mereka tidak dipungut biaya buka booth dan juga tidak memungut pajak penjualan,” tambahnya
BACA JUGA:UMKM, Inkubator Bisnis, dan Penguatan Kewirausahaan
BACA JUGA:DJKI Tekankan Pentingnya Pendaftaran Merek untuk UMKM
Terkait waktu pelaksanaan, pihak hotel sengaja menyesuaikannya dengan masa libur Nataru. Sebab, kunjungan meningkat oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Karena 26 hingga 28 itu long weekend, pasca perayaan Natal. Biasanya, hotel pas ramai-ramainya,” ujar pria asal Temanggung tersebut.
Ia optimistis, peningkatan kunjungan ke hotel itu membawa dampak baik bagi para pelaku UMKM yang ikut Garage Sale. "Memang momentum itu yang kami cari," imbuh Tegar.
Pendapat itu diamini Anita Purwanti, owner Anita Batik. Tidak hanya sekadar memasarkan produk, menurut dia, Garage Sale juga membantu upayanya dalam branding.
BACA JUGA:Pameran Urban Echoes di Kokoon Hotel Surabaya Hidupkan Jejak Kota Lama Lewat Sketsa
BACA JUGA:Kokoon Hotel Surabaya Berbagi Keceriaan Sambut Natal dengan Anak-anak Panti Asuhan

FASHION LOKAL produksi Kreasi Nila meramaikan Garage Sale di Kokoon Hotel Surabaya yang dibuka Jumat, 26 Desember 2025. -Boy Slamet-Harian Disway
Setidaknya, dia bisa memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas dari existing market-nya selama ini. Khususnya, kepada tamu Kokoon Hotel.
“Membantu sih. Paling enggak kan branding. Banyak orang tahu bahwa saya menyediakan batik khas Surabaya,” ujarnya.
Selain Anita, Yohana Sri Hartatik dari Ruts juga menyambut baik Garage Sale yang diinisiasi Kokoon Hotel. Apalagi, tujuan bazar selaras dengan target pasar produknya. Yakni, wisatawan mancanegara.
“Kalau untuk kemeja-kemeja, memang kita masih pasarnya yang gede-gede, orang asing. Saya juga memasarkan untuk ekspatriat di kantor saya, kayak gitu," ungkapnya.
BACA JUGA:Lincah Gali Potensi, Fifin Maidarina Jadi Perempuan Inspiratif BKOW Jatim 2025
BACA JUGA:Bikin Batik Surabaya Populer lewat Talkshow dan Draping di Loka Batik 2025
Namun, sekarang produk Ruts juga menyasar pasar dalam negeri. "Sekarang kan orang Indonesia tinggi-tinggi ya, besar-besar," imbuh perempuan yang sehari-hari berkantor di Wisma Jerman itu.
Kolaborasi Kokoon Hotel dan pelaku UMKM Surabaya melalui Garage Sale tersebut mampu membuka akses pasar yang lebih luas. Juga, memperkuat branding produk, serta memberi dampak ekonomi langsung terhadap pelaku usaha. (*)
*) Peserta Magang Kemnaker RI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: