BSI Dukung Danantara Bangun Huntara di Aceh, Percepat Pemulihan Warga Pascabencana

BSI Dukung Danantara Bangun Huntara di Aceh, Percepat Pemulihan Warga Pascabencana

PT Bank Syariah Indonesia Tbk mendukung Danantara Indonesia membangun Rumah Hunian Sementara (Huntara) di Aceh Tamiang.-Dok. BSI-

ACEH TAMIANG, HARIAN DISWAY — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkomitmen mendukung percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh dengan berpartisipasi aktif dalam pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara).

Program tersebut berada di bawah koordinasi Danantara Indonesia dan melibatkan sinergi lintas BUMN guna memastikan warga terdampak memiliki tempat tinggal yang aman dan bermartabat.

Pembangunan Huntara tersebut ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Januari 2025. Dalam kunjungan itu, Prabowo menekankan pentingnya percepatan pemulihan agar masyarakat dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal dan aman.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Perkirakan Kebutuhan 90 Ribu Rumah bagi Korban Banjir di Sumatra dan Aceh

BACA JUGA:Habis Tahun Baruan di Tapsel, Prabowo Kunjungi Warga Aceh Tamiang

Sebagai bagian dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BSI berkontribusi pada pembiayaan dan pemenuhan kebutuhan logistik pembangunan hunian. Pada tahap awal, BSI menyumbang sekitar 15 persen dari total target pembangunan tahap pertama.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan bahwa capaian pembangunan hingga awal 2026 tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi lintas pihak.

Rosan menegaskan bahwa target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. 

“BUMN bergerak cepat, bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah, untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” jelasnya.

BACA JUGA:Rayakan Malam Tahun Baru 2026 Bersama Warga di Tapanuli Selatan, Prabowo: Presiden Tak Akan Tinggalkan Rakyatnya

BACA JUGA:Prabowo ke Tapanuli Utara dan Akhiri 2025 Bersama Warga Aceh

Sementara itu, COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menyoroti disiplin eksekusi dan intensitas kerja BUMN dalam mengejar target waktu yang ketat.

“Pembangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan dalam rentang waktu yang sangat terbatas. BUMN bekerja dengan intensitas tinggi, melakukan percepatan konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu secara simultan agar target dapat tercapai sebelum awal tahun,” jelasnya.

Menurut Dony, koordinasi erat antara Danantara Indonesia, BUMN pelaksana, pemerintah daerah, dan kementerian menjadi kunci menjaga progres pembangunan tetap sesuai rencana. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: