BSI Dukung Danantara Bangun Huntara di Aceh, Percepat Pemulihan Warga Pascabencana

BSI Dukung Danantara Bangun Huntara di Aceh, Percepat Pemulihan Warga Pascabencana

PT Bank Syariah Indonesia Tbk mendukung Danantara Indonesia membangun Rumah Hunian Sementara (Huntara) di Aceh Tamiang.-Dok. BSI-

“Ini adalah contoh konkret bagaimana BUMN menjalankan peran strategisnya sebagai perpanjangan tangan negara, bukan hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada kepentingan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.

BACA JUGA:Malam Tahun Baru, Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Aceh, Gibran Tinjau IKN

BACA JUGA:Presiden Prabowo Teken KUHAP Baru, Ini 8 Isu Substantif yang Disorot Publik

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menegaskan bahwa keterlibatan perseroan tidak hanya sebatas layanan perbankan, tetapi memastikan warga terdampak memiliki fondasi kuat untuk bangkit kembali.

Menurutnya, Huntara itu menjadi solusi krusial bagi saudara-saudara kita di Aceh yang kehilangan tempat tinggal. 

“Sesuai arahan Danantara, kami memastikan hunian ini memenuhi standar layak,” tegasnya. 

Artinya, tidak sekadar memberikan atap, tetapi memberikan rasa aman, nyaman, dan bermartabat agar warga bisa kembali produktif. BSI mendukung penuh standar “Layak” yang ditetapkan Danantara Indonesia. 

Huntara dirancang secara modular untuk menjamin kecepatan dan kualitas pembangunan, serta dilengkapi fasilitas pendukung seperti listrik gratis, akses air bersih, drainase yang baik, hingga konektivitas Wi-Fi gratis.

BACA JUGA:BSI Pastikan Operasional dan Transaksi Nasabah di Aceh Kembali Normal, Layanan Pulih 100 Persen

BACA JUGA:BSI Tancap Gas Transformasi Digital, Anggoro Eko Cahyo Raih Penghargaan Sharia Banking Transformation Leader of the Year

“Fasilitas ini penting agar pemulihan tidak hanya fisik, tapi juga sosial dan ekonomi,” tambah Anggoro.

Partisipasi dalam pembangunan Huntara melengkapi rangkaian aksi kemanusiaan BSI sejak hari pertama bencana. 

BSI telah menyalurkan bantuan logistik lebih dari 140 ton, mendirikan posko kesehatan dan dapur umum, serta menyediakan layanan trauma healing di zona anak.

Dari sisi operasional, BSI memastikan seluruh layanan perbankan di Aceh telah beroperasi normal per 30 Desember 2025, serta menjalankan program restrukturisasi pembiayaan untuk meringankan beban nasabah terdampak.

Secara nasional, Danantara Indonesia bersama BP BUMN menargetkan penyelesaian 600 unit Huntara pada 8 Januari 2026, dengan target jangka menengah 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: