Cuaca Awal Tahun: BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia, Lampung dan Bengkulu Waspada Angin Kencang

Cuaca Awal Tahun: BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia, Lampung dan Bengkulu Waspada Angin Kencang

Illustrasi cuaca dan gelombang laut. Cuaca di awal tahun masih didominasi potensi hujan dan perkembangan bibit siklon tropis -AI Generated-

HARIAN DISWAY – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S di wilayah Samudra Hindia, tepatnya di sebelah barat daya Lampung. Berdasarkan pembaruan data pada Minggu, 4 Januari 2026  (4/1/2026) pukul 07.00 WIB, bibit siklon ini terpantau berada di posisi 8.1°LS dan 92.7°BT.

Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot (65 km/jam) dengan tekanan udara minimum sebesar 1002 hPa. BMKG memprediksi Bibit Siklon Tropis 91S memiliki peluang Sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan. Saat ini, pergerakan bibit siklon terpantau menuju arah Timur – Tenggara menjauhi wilayah Indonesia.

Meski bergerak menjauh, Bibit Siklon 91S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia, setidaknya hingga Senin, 5 Januari 2026 pukul 07.00 WIB.

BACA JUGA:BMKG: 18 Perairan di Jatim Alami Gelombang Tinggi hingga 2 Januari, Khofifah Minta Wisatawan Lebih Waspada

BACA JUGA:BMKG Prediksikan Cuaca Buruk, Kemenhub Minta Operator Pelayaran Waspada


Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Masyarakat diminta mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Bengkulu dan Lampung. Selain itu, dampak signifikan juga terjadi pada kondisi perairan dengan rincian sebagai berikut:

  1. Tinggi Gelombang 1.25 – 2.5 meter (Moderate Sea): Berpeluang terjadi di Perairan Barat Kepulauan Nias hingga Lampung, Perairan selatan Pulau Jawa, dan Selat Sunda bagian selatan.
  2. Tinggi Gelombang 2.5 – 4.0 meter (Rough Sea): Berpeluang terjadi di Samudra Hindia Barat Bengkulu hingga Lampung dan Samudra Hindia selatan Pulau Jawa.

Direktorat Meteorologi Publik BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di pesisir dan pengguna transportasi laut, untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan perubahan cuaca mendadak yang dipicu oleh aktivitas bibit siklon ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: