Leonardo DiCaprio Batal Terbang ke Palm Springs Gara-Gara Aksi Militer AS di Venezuela
LEONARDO DICAPRIO memerankan Bob Ferguson dalam film yang banyak dipuji, One Battle After Another.-Courtesy of Warner Bros. Picture-People
HARIAN DISWAY - Aksi militer Amerika Serikat (AS) atas Venezuela pada Sabtu waktu setempat, 3 Januari 2026, memengaruhi jadwal aktor kawakan Leonardo DiCaprio. Itu karena larangan terbang langsung berlaku di beberapa wilayah.
Seharusnya, Leonardo DiCaprio menerima Desert Palm Achievement Award dalam gelaran Palm Springs International Film Festival pada Sabtu malam. Namun, serangan ke Caracas dan beberapa titik militer Venezuela membuyarkan rencana tersebut.
DiCaprio menerima penghargaan berkat akting paripurna di film terbarunya One Battle After Another. Bintang film 51 tahun itu sudah menyanggupi untuk terbang ke Palm Springs, California, dan menerima langsung award tersebut. Sayang, rencana tinggal rencana.
“Leonardo DiCaprio tidak bisa meninggalkan St. Barths, tempatnya berada saat ini, karena ada pembatasan penerbangan di Kepulauan Karibia terkait aksi militer AS atas Venezuela,” terang People mengutip sumber yang dekat dengan DiCaprio dalam edisinya Minggu, 4 Januari 2026.
BACA JUGA:Tiga Oscar! One Battle After Another Hadirkan Leonardo DiCaprio hingga Benicio del Toro
BACA JUGA:Epik! 5 Fakta One Battle After Another, Film Leonardo DiCaprio dengan Skor Nyaris Sempurna
Bersamaan dengan itu, panitia festival juga merilis pernyataan resmi terkait batalnya kehadiran DiCaprio dalam acara bergengsi itu. “Leonardo DiCaprio tidak bisa hadir langsung malam ini karena ada pembatasan perjalanan dan larangan terbang,” terang jubir Palm Springs International Film Festival kepada Variety.
Kendati batal hadir, penghargaan untuk DiCaprio tetap diberikan. “Dengan segenap rasa hormat, kami menganugerahkan penghargaan ini untuknya karena karya dan kontribusinya yang tidak pernah usai dalam film,” lanjutnya.
Desert Palm Achievement Award diberikan kepada insan sinema yang berdedikasi tinggi dan menginspirasi dengan karya-karyanya. “Kami bangga menganugerahkan penghargaan ini kepada Leonardo DiCaprio,” ucap sang jubir.
Pada Sabtu pagi, Palm Springs International Airport merilis pernyataan resmi terkait operasional mereka. Tidak ada penerbangan sepanjang pagi dan siang itu.

ONE BATTLE AFTER ANOTHER panen pujian. Film yang tayang September lalu itu dibintangi Leonardo DiCaprio (kanan) bersama Chase Infinity dan Sean Penn.--Instagram/Leonardo DiCaprio
BACA JUGA:Sinopsis One Battle After Another, Leonardo DiCaprio Turun Gunung demi Putri Tercinta
BACA JUGA:Wajib Tonton! 9 Film Hollywood yang Tayang September 2025, Ada Comeback Leonardo DiCaprio!
“Federal Aviation Administration (FAA) menutup wilayah udara California kawasan selatan. Bandara di sana masih bisa menerima pendaratan, tapi beberapa penerbangan terpaksa dialihkan dan dibatalkan. Bukan hanya bandara Palm Springs yang terdampak, tapi juga bandara-bandara lainnya di kawasan itu.”
Pernyataan itu disampaikan oleh pihak bandara mengutip kawat resmi dari FAA. Larangan itu dicabut pada sore hari, sekitar pukul 16.20 waktu setempat.
Dalam One Battle After Another, DiCaprio beradu akting dengan Chase Infiniti, Teyana Taylor, Benicio del Toro, Sean Penn, dan Regina Hall. Film bergenre black comedy-thriller itu ditulis dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson.
DiCaprio memang memukau banyak orang lewat perannya dalam film tersebut. Selain mendapatkan Desert Palm Achievement Award, ia juga dinominasikan sebagai Best Actor dalam Critics Choice Awards pada Minggu, 4 Januari 2026. Ia juga masuk dalam nominasi Best Performance di Golden Globe Awards yang akan berlangsung 11 Januari 2026.
BACA JUGA:Maduro Ditangkap, Mahkamah Agung Venezuela Tunjuk Wapres Delcy Jadi Presiden Interim
BACA JUGA:AS Cabut Pembatasan Ruang Udara Karibia Pasca Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menginstruksikan serangan ke sejumlah titik penting Venezuela untuk melumpuhkan Nicolas Maduro. Politikus 63 tahun itu berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di Caracas dan diterbangkan ke New York City, AS, untuk menjalani pengadilan.
Atas serangan itu, Trump menuai pujian sekaligus hujatan. Sejak lama, orang nomor satu Gedung Putih itu menarget Maduro karena diyakini punya peran penting dalam jaringan kartel narkoba Los Soles yang memasok kokain ke Negeri Paman Sam. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: